Urai Kemacetan dan Tata Wajah Daerah, Deli Serdang-BBPJN Sumut Bahas Underpass, Flyover, dan Gapura Perbatasan

Lubuk Pakam, desernews.com
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mematangkan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur strategis untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan penataan kawasan. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Deli Serdang dengan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Siahaan, beserta jajaran di Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (23/6/2026).
Fokus pembahasan mencakup rencana pembangunan underpass di Simpang Paya Geli Kecamatan Sunggal, simpang Tugu Timbangan Lubuk Pakam, flyover Simpang Kayu Besar, Tanjung Morawa, serta pembangunan gapura pada sejumlah pintu masuk wilayah Deli Serdang.
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menyampaikan bahwa pembangunan underpass dan flyover diperlukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi di sejumlah titik strategis. Selain itu, pembangunan gapura di perbatasan Deli Serdang dengan Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Karo diharapkan dapat memperkuat identitas daerah sekaligus menata wajah kawasan perbatasan.
“Kami ingin berbagai program strategis ini mulai berjalan tahun ini. Karena itu diperlukan dukungan dan koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional agar seluruh proses perencanaan dan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” ujar Bupati.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala BBPJN Sumut Hardy Siahaan menyatakan pihaknya siap mendukung dan melakukan koordinasi lebih lanjut terhadap berbagai rencana pembangunan yang disampaikan Pemkab Deli Serdang.
Untuk pembangunan underpass, Hardy menilai usulan tersebut layak dikaji lebih lanjut karena dapat menjadi solusi dalam meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan, terutama pada ruas yang menghubungkan jalan nasional.
“Kami setuju dengan pembangunan underpass. Namun perlu diperhatikan kondisi struktur tanah, sistem drainase, serta kebutuhan lainnya agar nantinya dapat berfungsi optimal,” katanya.
Terkait pembangunan flyover di Simpang Kayu Besar, pihak BBPJN Sumut juga menyatakan dukungan dan siap berkoordinasi mengenai kebutuhan lahan, konsep pembangunan, hingga kajian teknis yang diperlukan.
Sementara untuk pembangunan gapura perbatasan, Hardy menjelaskan bahwa aspek ketersediaan lahan dan keselamatan lalu lintas menjadi hal yang harus diperhatikan. Menurutnya, tim dari BBPJN bersama Pemkab Deli Serdang akan melakukan pengecekan lapangan guna memastikan status lahan dan keberadaan utilitas seperti kabel listrik, pipa gas, maupun fasilitas lainnya yang berpotensi terdampak.
Selain itu, desain konstruksi gapura juga akan dikaji secara teknis, termasuk ruang bebas (clearance), pondasi, dan ketahanannya terhadap berbagai kondisi agar tidak mengganggu lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan.
“Kami siap berdiskusi dan berkoordinasi dengan Pemkab Deli Serdang terkait aspek teknis, kebutuhan lahan, serta konsep pembangunan agar seluruh rencana ini dapat direalisasikan dengan baik,” ujar Hardy.
Turut hadir Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, Inspektur, Kepala Dinas SDABMBK, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan.(Rel)




