Respons Cepat Kadisdik Pasaman, SMPN 5 Dua Koto Diproyeksikan Diperbaiki Pada 2027

Pasaman, desernews.com
Menanggapi pemberitaan DeserNews.com yang terbit Selasa (11/8/2026) mengenai kondisi bangunan serta sarana dan prasarana SMP Negeri 5 Dua Koto yang mulai memprihatinkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Muslim, S.Pd., M.Pd., menunjukkan respons positif dan penuh perhatian terhadap kebutuhan sekolah yang berada di wilayah pedalaman tersebut.
Dengan nada optimistis, Muslim menyampaikan kepada wartawan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pendidikan telah memberikan perhatian terhadap kondisi SMPN 5 Dua Koto.
Bahkan, perbaikan bangunan sekolah serta pembenahan sarana dan prasarana direncanakan dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027.
”Insya Allah 2027, Bang, akan diperbaiki dan sarana prasarana juga akan diperhatikan,” kata Muslim saat menanggapi pemberitaan tersebut.
Pernyataan Kadisdik Pasaman itu menjadi angin segar bagi keluarga besar SMPN 5 Dua Koto, sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kebutuhan dunia pendidikan, termasuk sekolah-sekolah yang berada jauh dari pusat pemerintahan.
SMPN 5 Dua Koto merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Dua Koto.
Sekolah tersebut mulai berdiri pada tahun pelajaran 2008–2009 sebagai Unit Sekolah Satu Atap dan berlokasi di Jorong Sungai Baremas, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto.
Letaknya yang berada di kawasan perbukitan dan relatif jauh dari pusat perkotaan menjadikan keberadaan sekolah tersebut sangat penting bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran SMPN 5 Dua Koto telah membantu anak-anak di daerah tersebut memperoleh akses pendidikan tanpa harus menempuh perjalanan yang jauh ke wilayah lain.
Namun seiring perjalanan waktu, sejumlah bagian bangunan sekolah berikut fasilitas pendukungnya membutuhkan perhatian dan pembenahan.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri agar proses belajar mengajar tetap berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Dibawah kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suhery, perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia Pasaman secara berkelanjutan.
Kebijakan pembangunan pendidikan tidak semestinya hanya berorientasi pada sekolah yang berada di kawasan perkotaan, tetapi juga harus menyentuh sekolah-sekolah di pelosok dan wilayah pedalaman.
Komitmen tersebut semakin mendapatkan penguatan melalui langkah responsif Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Muslim, S.Pd., M.Pd.
Respons spontan terhadap kondisi SMPN 5 Dua Koto memperlihatkan adanya kepedulian dan sensitivitas pemerintah terhadap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat melalui pemberitaan media.
Perbaikan infrastruktur pendidikan bukan sekadar membangun fisik sekolah, melainkan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda.
Sekolah yang representatif akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, sekaligus memberikan motivasi kepada guru dan peserta didik untuk mencapai prestasi yang lebih baik.
Karena itu, rencana perbaikan SMPN 5 Dua Koto pada 2027 diharapkan menjadi momentum penting untuk menghadirkan wajah baru pendidikan di daerah pedalaman Kecamatan Dua Koto.
Keluarga besar sekolah dan masyarakat sekitar tentu berharap rencana tersebut dapat diwujudkan secara bertahap dan tepat sasaran.
Dengan dukungan Bupati Pasaman Welly Suhery bersama jajaran Dinas Pendidikan yang dipimpin Muslim, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di daerah terpencil diharapkan semakin memperkuat pemerataan pembangunan pendidikan di Kabupaten Pasaman.
Langkah tersebut sekaligus mencerminkan semangat bahwa setiap anak Pasaman, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.(H.Eddi Gultom)




