Daerah

Kapolsek Beringin Turun Tangan, Geng Motor Remaja Bersenjata Celurit Digulung Saat Subuh

Ist.

Deli Serdang, desernews.com
Saat sebagian besar warga masih terlelap dalam tidur, personel Unit Reskrim Polsek Beringin justru menyusuri gelapnya malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli dini hari itu berujung pada pengamanan tiga remaja yang diduga merupakan anggota kelompok geng motor dan kedapatan membawa senjata tajam.

Ketiganya diamankan personel Unit Reskrim Polsek Beringin di wilayah Dusun Rahayu, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 04.05 WIB.

Tiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial RA (15), RS (15), dan AR (16). Ketiganya diketahui masih berstatus pelajar kelas X pada salah satu SMK di Kabupaten Deli Serdang.

Dari tangan ketiganya, polisi mengamankan satu buah celurit yang telah dimodifikasi serta satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BK 3661 MAO.

Kapolsek Beringin IPTU Briyan Jaya Ginting, S.H., M.H., didampingi Kanit Reskrim Polsek Beringin Polresta Deli Serdang IPDA Heri, S.H., menjelaskan bahwa pengamanan tersebut bermula ketika personel Unit Reskrim melaksanakan patroli pada Minggu dini hari.

Patroli dipimpin langsung Kanit Reskrim IPDA Heri, S.H. Saat berada di kawasan Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, personel mendapati kelompok yang diduga merupakan geng motor.

Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga orang remaja di Dusun Rahayu, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan senjata tajam berupa celurit yang dibawa oleh kelompok tersebut.

Ketiga remaja beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolsek Beringin untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Beringin IPTU Briyan Jaya Ginting menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, termasuk aksi geng motor yang membawa senjata tajam.

“Jangan karena masih pelajar kemudian merasa bebas berbuat kriminal atau membawa senjata tajam hingga menimbulkan keresahan masyarakat. Kalau keberadaan kalian sudah meresahkan dan mengganggu kamtibmas di wilayah hukum Polsek Beringin, kami akan bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Peran keluarga, sekolah dan lingkungan sangat penting dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam pergaulan yang berpotensi membawa mereka pada tindak kriminal.

Kapolsek juga mengingatkan para orang tua agar tidak menganggap perilaku anak sebagai kenakalan biasa ketika sudah mengarah pada tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Orang tua harus mengetahui dengan siapa anak bergaul, ke mana mereka pergi dan apa yang mereka lakukan. Jangan karena rasa sayang kemudian membiarkan perilaku yang justru dapat merugikan anak sendiri maupun orang lain,” pesannya.

Ia menambahkan, membawa senjata tajam bukanlah bentuk keberanian ataupun kebanggaan. Sebaliknya, tindakan tersebut dapat membawa konsekuensi hukum dan masa depan anak menjadi taruhan.

Polsek Beringin memastikan kegiatan patroli akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai langkah antisipasi terhadap aksi geng motor, tawuran, kejahatan jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Ketiga remaja tersebut masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku terhadap anak.(Yan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close