Jalinsum Sei Bamban–Sei Rampah Memprihatinkan, Masyarakat Minta Pemerintah Segera Bertindak.

Serdang Bedagai, desernews.com
Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang membentang dari Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, hingga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai,Sumatera Utara semakin memprihatinkan.
Kerusakan berupa gelombang pada badan jalan dan permukaan yang tidak rata dinilai telah mengurangi kenyamanan berkendara serta meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kerusakan tersebut diduga dipengaruhi oleh tingginya intensitas kendaraan bertonase berat yang setiap hari melintasi ruas jalan nasional tersebut. Akibatnya, permukaan jalan menjadi bergelombang dan sulit dilalui, terutama bagi pengendara sepeda motor yang harus ekstra hati-hati agar tidak kehilangan kendali.
Ironisnya, hingga kini masyarakat mengaku belum melihat adanya langkah penanganan yang signifikan, seperti perbaikan sementara maupun pengupasan (scraping) terhadap permukaan jalan yang rusak.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi transportasi dan perekonomian di wilayah Pantai Timur Sumatera Utara.
Jalan nasional memiliki fungsi strategis sebagai jalur distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta penghubung antarprovinsi. Oleh sebab itu, pemeliharaan yang berkelanjutan seharusnya menjadi prioritas pemerintah agar keselamatan pengguna jalan tetap terjamin.
Membiarkan kerusakan berlarut-larut berpotensi memperbesar risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Masyarakat berharap pemerintah pusat melalui instansi yang berwenang, bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas Jalinsum tersebut.
Harapan itu juga ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution agar dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sehingga penanganan jalan yang rusak dapat dipercepat.
Infrastruktur jalan yang layak bukan sekadar sarana transportasi, melainkan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi keselamatan rakyat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Karena itu, respons cepat dari pemerintah menjadi kebutuhan yang mendesak sebelum kerusakan yang ada menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat pengguna Jalan Lintas Sumatera.(H.Eddi Gultom)




