Aceh Darussalam

Dari Aktivis Ikatan Remaja Muhamadiyah hingga Doktor, Pasangan Kader Muhammadiyah Aceh Ini Mengulang Sejarah 24 Tahun Kemudian

DR. H. Yahmin Abduh dan DR. dr. Hj. Aslinar, S.PA, M. Biomed, ketika wisuda S1 Tahun 2002.

Banda Aceh, desernews.com
Sebuah kisah inspiratif kembali terukir dalam perjalanan pasangan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh, Dr. H. Muhammad Yamin Abduh, S.E., M.Si. dan Dr. dr. Hj. Aslinar, Sp.A., M.Biomed. Kedua Pasangan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah ini berhasil meraih gelar doktor pada periode yang sama, sekaligus mengulang momen Indah yang pernah mereka alami 24 tahun silam ketika sama-sama menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Syiah Kuala.

Namun, kisah pasangan ini tidak hanya berbicara tentang pencapaian akademik. Jauh sebelum menyandang gelar doktor, keduanya telah dipertemukan dalam ruang perjuangan yang sama, yakni sebagai kader Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) Aceh, yang kini dikenal sebagai Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Pada periode 1998–2000, Muhammad Yamin Abduh dipercaya memimpin IRM Aceh sebagai ketua wilayah. Pada masa yang sama, Aslinar juga aktif sebagai pengurus dengan amanah sebagai Ketua Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) IRM Aceh. Sejak masa muda, keduanya telah mengabdikan diri untuk dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat melalui Muhammadiyah.

DR. H. M. Yahmin dan DR. dr .Hj. Aslinar sama-sama dilantik menjadi pengurus Muhammadiyah Aceh dan pengurus Aisyiyah Aceh.

Perjalanan panjang itu kemudian membawa keduanya menempuh 0pendidikan tinggi di Universitas Syiah Kuala. Pada tahun 2003, Muhammad Yamin Abduh menyelesaikan pendidikan pada Fakultas Ekonomi, Universitas Syiah Kuala, sedangkan Aslinar menyelesaikan pendidikan pada Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Lebih dari dua dekade kemudian, keduanya kembali dipertemukan dalam satu momen istimewa, yakni meraih gelar doktor pada periode yang sama.

Muhammad Yamin Abduh menjalani sidang promosi doktor pada Kamis, 30 Juli 2026. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh tersebut mengangkat disertasi berjudul “Pengaruh Modal Intelektual dan Kapasitas Serap terhadap Kinerja Organisasi melalui Berbagi Pengetahuan dengan Moderasi Budaya Organisasi Kemuhammadiyahan
pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia”.

Dalam sidang tersebut, ia berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji dan memperoleh nilai A dengan predikat sangat memuaskan.

Sementara itu, Aslinar telah menyelesaikan sidang tertutup dan promosi doktor pada 25 Juli 2026 lalu Pada Program Studi Ilmu Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Dokter spesialis anak tersebut mengangkat disertasi berjudul “Kajian Profil Mikrobiota ASI dan Saluran Cerna Berdasarkan Faktor Maternal, Post Natal, Faktor Lingkungan dan Sosial Ekonomi pada Bayi Stunting di Aceh”.
Aslinar juga selain aktif sebagai akademisi dan tenaga medis, juga mengemban berbagai amanah di lingkungan persyarikatan, antara lain sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Aisyiyah Aceh, Wakil Ketua MDMC PWM Aceh, serta anggota dan fasilitator Emergency Medical Team (EMT) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

DR. H. M. Yahmin dan DR. dr .Hj. Aslinar setelah sidang Disertai Doktor.

Keberhasilan pasangan ini menjadi bukti bahwa tradisi keilmuan yang tumbuh dalam lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya berkiprah di bidang akademik, tetapi juga terus mengabdikan diri kepada masyarakat dan persyarikatan.

Perjalanan mereka juga menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan, pengabdian, dan perjuangan organisasi dapat berjalan beriringan. Dari organisasi pelajar, ruang kuliah, hingga medan pengabdian kemanusiaan, keduanya tetap menapaki jalan yang sama, yaitu menghadirkan manfaat bagi umat dan bangsa.

Dua puluh tiga tahun setelah wisuda sarjana, Muhammad Yamin Abduh dan Aslinar kembali dipertemukan dalam momen bersejarah yang sama. Bukan sekadar tentang gelar akademik, tetapi juga tentang kesetiaan pada ilmu, konsistensi dalam perjuangan, dan pengabdian yang terus berlanjut sepanjang hayat. DR. H. Muhammad Yahmin Abduh dan DR. dr. Hj Aslinar , S.PA. M. Biomed, adalah pasangan yang Harmonis sesuai dengan Matan Keyakinan dan Cita cita Hidup Muhammadiyah.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close