Daerah

Program Koperasi Merah Putih Dapat Menguatkan Ekonomi Disetiap Desa Serta Kelurahan.Bupati Karo:Kami Akan Bergerak Bersama Perangkat Desa

Seusai rapat dalam.mendukung Koperasi Merah Putih Bersama Gubsu dan Bupati,Walikota se- Sumut untuk penguatan ekonomi disetiap desa Kelurahan.[Foto/Ist]
Tanah Karo, desernews.com
Untuk penguatan ekonomi Pemerintah bentuk program strategis nasional Koperasi Merah Putih dan menargetkan pembentukan koperasi di setiap desa dan kelurahan sebagai instrumen utama pemberdayaan masyarakat.

Untuk mempercepat implementasi, Gubernur Sumatera Utara Boby Nasution menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Merah Putih di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, Pj.Sekda Kabupaten Karo Surianta Surbakti, dan begitu juga Bupati dan Walikota se Sumatera Utara dan kepala dinas terkait.

“Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih, kita dorong percepatan kemandirian ekonomi masyarakat, Koperasi adalah wadah gotong royong ekonomi rakyat,” ujarnya.

Dijelaskan Bupati Karo, bahwa Pemkab Karo akan segera mengoordinasikan lintas OPD serta pemerintah desa untuk memastikan pembentukan koperasi berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih, kita dorong percepatan kemandirian ekonomi masyarakat. Koperasi adalah wadah gotong royong ekonomi rakyat. Kami siap bergerak bersama perangkat desa agar manfaat program ini benar-benar dirasakan dari bawah,” tambahnya. Menurutnya, koperasi menjadi jawaban atas tantangan pembangunan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian dan UMKM,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, bahwa Kabupaten Karo memiliki banyak potensi ekonomi di sektor pertanian dan pariwisata yang belum tergarap maksimal.

Dengan dukungan kelembagaan koperasi yang kuat dan partisipatif, potensi-potensi ini menurutnya bisa menjadi sumber pertumbuhan baru yang berpihak kepada masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga, tetapi bagian dari transformasi ekonomi nasional dan disorotinya dominasi tengkulak dalam rantai distribusi hasil tani.

“Kalau kami lihat ada sekitar 300 triliun perputaran uang di tengkulak,mereka membeli produk petani dengan harga murah,lewat Koperasi Merah Putih, kita berantas itu,” tegas Budi Arie.

Gubernur Sumut Bobby Nasution juga menyatakan kesiapan daerahnya menjalankan program ini, mengingat Sumut memiliki 6.110 desa dan kelurahan yang berpotensi besar.

“Kalau satu koperasi mendapat 5 miliar, berarti ada sekitar 30 triliun lebih putaran uang bertambah di Sumut, dan itu terjadi di desa,” ujar Bobby.

Kadis Kominfo Pemkab Karo Frans Leonardo Surbakti, SSTP, Jumat [2/5/2025] bahwa Bupati Karo ikut rapat dalam mendukung untuk penguatan ekonomi disetiap desa melalu Koperasi Merah Putih.

“Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Kepala BI Sumut, dan pejabat Kemenkop UKM sebagai langkah awal mewujudkan desa mandiri dan sejahtera berbasis koperasi,” jelasnya. [FS-Ring]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close