
Galang, desernews.com
Tak kuasa menolak permintaan warga, Sanmaidi Kepala Desa Sei Putih, Kecamatan Galang, akhirnya kembali maju mendaftarkan dirinya sebagai Cakades (Calon Kepala Desa) Sei Putih.
Sanmaidi merupakan Kepala Desa PAW (Pergantian Antar Waktu) menggantikan Kepala Desa lama, almarhum Haris Lubis pada tahun 2019 lalu.
Namun selama menjabat 2 tahun sebagai Kepala Desa PAW, banyak prestasi yang ditorehkan suami Herlina itu.
Diantaranya Juara 1 lomba Senam antar Desa di Kecamatan Galang, Juara 3 Lomba Hatinya PKK antar Desa di Kecamatan Galang dan Juara 1 Administrasi Desa di Tingkat Kecamatan dan Kabupaten Deli Serdang.

Selain berbagai prestasi di atas, Sanmaidi juga kerap kali melakukan perlombaan perlombaan di desanya guna membangunan mental spritual dan kreativitas warganya, khususnya di kalangan kaum remaja dan pemuda.
Upaya percepatan pembangunan di semua dusun di Desa Sei Putih juga dilakukan Sanmaidi dengan melakukan loby loby kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Seperti di Dusun IX yang berada di luar areal perkebunan PTPN III. Sanmaidi melakukan pembangunan jalan cor beton di semua lorong di dusun tersebut.
Hal itulah yang mebuat sebagian besar warga Sei Putih meminta Sanmaidi kembali memimpin desa yang dikelilingi areal perkebunan PTP Nusantara III tersebut.

Meski Sanmaidi sendiri sebenarnya ingin konsentrasi di pekerjaan sebagai karyawan PTP Nusantara III. Karena karir ayah 4 orang anak itu di perusahaan milik negara terbilang cukup cemerlang sebagai mandor satu.
Namun karena desakan dan banyaknya permintaan warga supaya Sanmaidi maju kembali sebagai Kepala Desa Sei Putih, akhirnya lelaki berkulit hitam itu meminta ijin dan persetujuan pimpinannya, Yusrizal selaku Manajer PTPN III, Kebun Sei Putih.
Persetujuan pimpinannya pun telah diterima Sanmaidi guna melengkapi persyaratan adminitrasi sebagai Calon Kepala Desa pada pemilihan Kepala Desa yang akan dilaksanakan 18 April 2022.
Dalam pemilihin Kepala Desa Sei Putih, Sanmaidi tidak sendirian. Ada dua Calon Kepala Desa lainnya, yakni Ramli dan Herman.

Namun dukungan warga terhadap Sanmaidi cukup besar. Karena Sanmaidi dinilai warga telah pernah menjabat dan berpengalaman. Sehingga kemampuannya untuk mendistribusikan kue pembangunan diantara 9 dusun tidak diragukan.
Hal itu dibenarkan Ribut, salah seorang tokoh masyarakat Desa Sei Putih. Menurutnya, Sanmaidi selama menjabat sebagai Kepala Desa Sei Putih cukup akomodatif terhadap aspirasi masyarakat.
“Selama dua tahun menjabat Kepala Desa Sei Putih, Pak Sanmaidi sangat mendengar aspirasi warga. Baik aspirasi masalah jalan, drainasi dan jalan lorong di tampung dan direalisasikannya. Kalau sudah demikian, buat apa lagi kita menggantinya”, pungkas Ribut. (01/DN)




