Musholla MTSN 5 Pasaman Belum Rampung, Pemerintah Pusat Diharapkan Turun Tangan

Pasaman, desernews.com
Kondisi sarana ibadah di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 5 Pasaman yang berada di Andilan, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menjadi perhatian serius.
Sekolah yang dikenal sebagai lembaga pendidikan bernuansa Islami dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat hingga kini belum memiliki musholla yang layak bagi para siswa.
MTSN 5 Pasaman di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia yang saat ini dipimpin oleh H. Adrinofia, S.Pd., M.MPd, seorang kepala sekolah senior yang telah berpengalaman memimpin di berbagai daerah.
Dengan jumlah siswa mencapai sekitar 500 orang, kebutuhan akan sarana ibadah yang memadai menjadi hal yang sangat mendesak.
Pantauan di lapangan pada Rabu (15/4/2026), para siswa terpaksa melaksanakan salat Zuhur di halaman sekolah dengan kondisi terbuka dan terpapar terik matahari.
Situasi ini tentu mengurangi kenyamanan dan kekhusyukan dalam beribadah.

Ironisnya, upaya pembangunan musholla sebenarnya telah dimulai sejak 2 tahun yang lalu. Terlihat pondasi dan tiang bangunan telah berdiri. Namun, proyek tersebut kini terbengkalai akibat keterbatasan anggaran.
H.Eddi Gultom wartawan desernews.com yang berkunjung ke sekolah tersebut turut menyoroti kondisi ini. Ia menilai, sebagai lembaga pendidikan berbasis agama, keberadaan musholla merupakan kebutuhan mendasar yang seharusnya menjadi prioritas.
Kepala MTSN 5 Pasaman, H. Adrinofia, saat ditemui membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan awal musholla bersumber dari infaq siswa yang dikumpulkan secara swadaya.
“Memang ada dana di kas sekitar 30 juta rupiah, namun belum mencukupi untuk melanjutkan pembangunan hingga selesai,” ungkap H.Adrinofia yang baru 9 bulan memimpin sekolah tersebut.
Selain mengharapkan partisipasi dari wali murid melalui infaq, pihak sekolah juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat.
Bantuan dari Kementerian Agama Republik Indonesia dinilai sangat dibutuhkan agar pembangunan musholla tersebut dapat segera diselesaikan.

Pembangunan musholla tidak hanya sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan spiritual siswa.
Oleh karena itu, diharapkan pemerintah dapat segera merespons kebutuhan ini demi menunjang kualitas pendidikan agama di MTSN 5 Pasaman.(H.Eddi Gultom)




