Nusantara

Dibawah Kepemimpinan Welly Suhery, Pasaman Pertahankan Opini WTP 13 Kali Berturut-turut

Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra (tengah) langsung menyerahkan hasil pemeriksaan kepada Bupati Pasaman Welly Suhery (sebelah kiri) di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Kota Padang, Jumat (29/5/2026).


‎Pasaman, desernews.com
‎‎Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

‎Dibawah kepemimpinan Bupati Pasaman, , Kabupaten Pasaman sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

‎Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta disiplin pengelolaan anggaran daerah yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

‎Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Lebih membanggakan lagi, raihan tahun ini menandai Opini WTP ke-13 secara berturut-turut bagi Kabupaten Pasaman.

‎Prestasi tersebut menempatkan Pasaman sebagai salah satu daerah dengan rekam jejak pengelolaan keuangan terbaik dan paling konsisten di Provinsi Sumatera Barat.

‎Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra, kepada Bupati Pasaman Welly Suhery yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pasaman di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Kota Padang, Jumat (29/5/2026).

‎Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan fungsi pengelolaan serta pengawasan keuangan daerah demi menjaga amanah masyarakat.

‎Dimasa kepemimpinan Welly Suhery, berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Pasaman terus menunjukkan kemajuan yang positif. Tidak hanya dalam tata kelola keuangan, pemerintah daerah juga dinilai berhasil menjaga stabilitas pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, Kabupaten Pasaman juga tercatat memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil audit. Capaian tersebut bahkan berada di atas rata-rata sejumlah daerah lainnya di Sumatera Barat.

‎Hal itu menunjukkan bahwa Opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif semata, melainkan menjadi indikator nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan keuangan yang tertib, terukur, transparan, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

‎Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dari BPK tersebut. Menurutnya, proses pemeriksaan yang dilakukan BPK memiliki peran penting dalam memastikan seluruh penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

‎“Opini WTP merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan profesional. Karena itu, capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Welly Suhery.

‎Ia menegaskan bahwa laporan keuangan pemerintah harus mampu memberikan keyakinan kepada publik bahwa seluruh transaksi dan pengelolaan anggaran telah dicatat serta dilaporkan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.

‎Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Sumatera Barat yang selama ini terus memberikan pembinaan, arahan, dan masukan konstruktif kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman.

‎Menurutnya, sinergi yang baik antara auditor dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi capaian tersebut selama lebih dari satu dekade.

‎Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman menegaskan bahwa lembaga legislatif akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

‎Ia menilai keberhasilan mempertahankan Opini WTP merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan daerah. Karena itu, DPRD berkomitmen terus mengawal tindak lanjut setiap rekomendasi BPK agar dapat diselesaikan tepat waktu dan menjadi dasar perbaikan tata kelola pemerintahan.

‎Disisi lain, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra, mengingatkan bahwa Opini WTP bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, capaian tersebut harus terus diiringi dengan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan serta penyelesaian seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan.

‎Dengan keberhasilan mempertahankan Opini WTP selama 13 tahun berturut-turut, Kabupaten Pasaman kembali menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang serius membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‎Prestasi ini sekaligus mempertegas keberhasilan kepemimpinan Bupati Welly Suhery dalam membawa Kabupaten Pasaman menuju pemerintahan yang semakin maju, terpercaya, dan berdaya saing di berbagai bidang pembangunan.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close