Daerah

Diduga Curi Buah Sawit, Pemuda di Labusel Tewas Ditembak Keamanan Kebun

Korban saat di RSUD Kotapinang.

Labusel, desernews.com
Seorang pemuda berusia sekitar 25 Tahun warga Batang Gogar, Desa Batang Nadenggan Kecamatan Sungaikanan, Kabupaten Labusel, Sumut tewas saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit pasca tertembus peluru, Rabu (6/7/2022) sore.

Pemuda lajang tersebut diduga ditembak oleh seorang oknum petugas keamanan yang berjaga, karena diduga mencuri buah kelapa sawit di areal perkebunan kelapa sawit milik perusahaan swasta disekitaran Kelurahan Langgapayung, Sungai Kanan.

Informasi dihimpun wartawan dari sejumlah sumber menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.15 WIB. Saat itu diduga korban bersama sejumlah rekannya tengah berada di areal kebun milik perusahaan swasta tersebut.

Diduga saat itu ia bersama rekan-rekannya mengambil buah kelapa sawit milik perusahaan.

Namun saat melakukan aksi mereka diketahui petugas pengamanan dan pemuda tersebut kemudian terkena tembakan pada bagian tubuhnya saat berupaya ditangkap oleh oknum petugas keamanan perusahaan.

Usai tertembak, korban kemudian dilarikan ke RSUD Kotapinang untuk mendapatkan pertolongan. Namun naas, ia menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan ke rumah sakit milik Pemkab Labusel tersebut.

Bupati Labusel, H Edimin (masker putih) saat melihat korban tewas tertembak.

Kepala Dusun Batang Gogar, Erni yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun dia tidak bersedia memberikan informasi lebih jauh terkait kronologi yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sebelumnya terlihat sekira pukul 18.30 WIB di RSUD Kotapinang, Bupati Labusel, H Edimin melakukan kunjungan untuk mastikan bahwa pemuda yang diantar dalam keadaan tidak bernyawa itu merupakan warga Labusel.

Ditempat terpisah saat dilakukan panggilan telepon, Kapolsek Sungaikanan, AKP Herry Sugiarto yang dikonfirmasi pun membenarkan adanya peristiwa tewasnya korban. Namun Herry belum bersedia memberikan keterangan lebih jauh.

“Informasinya masih simpang siur, dan bukan merupakan wilkum saya,” terangnya.

Diketahui, areal perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta tersebut dikabarkan berada di dua wilayah yakni Kabupaten Labusel dan juga Kabupaten Paluta.

Hingga kini, lokasi di mana korban tertembak, masih belum dapat dipastikan, apakah masuk wilayah Labusel ataupun Paluta.(lb.net/Hadyanto/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close