Daerah

Camat Muhammad Faisal Tinjau Sejumlah Wilayah Banjir di Galang

Galang, desernews.com
Camat Galang, Muhammad Faisal Nasution SSTP MAP bersama Kepalab UPTD Wil.lll Dinas SDA Bina Marga dan Bina Konstruks,,i Dicky Aphanda Batubara,ST melakukan Monitoring banjir di Wilayah Kecamatan Galang.

Luapan air yg diakibatkan tingginya curah Hujan yang terjadi sejak Rabu malam (17/08/2022) mengakibatkan besarnya debit air yang mnyebabkan sebagian tanggul2 sungai pecah dan mngakibatkan beberapa rumah warga dan areal persawahan penduduk terendam air kurang lebih 50 centimeter.

Genangan di wilayah Jaharun B air berasal dari luapan air sungai Galang, sedangkan genangan air di Desa Petumbukan berasal Luapan air Sungai Bah Perak.

Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (17/8/22) malam, membuat sejumlah daerah di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang dilanda banjir. Ketinggian air bervariasi. Mulai dari setinggi lutut kaki orang dewasa, bahkan ada beberapa daerah yang ketinggian air mencapai sepinggang.

Beberapa lokasi yang dilanda banjir di antaranya kawasan pinggiran sungai antara Desa Galang Suka dengan Kelurahan Galang Kota. Air meluap hingga setinggi lutut orang dewasa. Rumah dan areal persawahan di sana terendam air.

Kemudian sejumlah rumah warga di Dusun IX Desa Sei Putih dan Perumahan Pondok III Dusun II Desa Jaharun A terendam air termasuk areal persawahan di sekitar jembatan sungai antara Desa Tanah Abang dengan Desa Jaharun B.

Jalan Umum Petumbukan – Bangun Purba Desa Petumbukan terendam air sehingga menghambat laju kendaraan yang melintas. Begitu juga dengan Jalan Simpang Desa Pisang Pala dengan Desa Kelapa Satu.

Di Kelurahan Galang Kota, misalnya, sejak Rabu malam air sudah menggenangi tempat penyimpanan truk milik Yuslan (58) di Lingkungan II Kelurahan Galang Kota. Sebanyak 10 unit truk di tempat itu terendam air. Rumah dan kolam pancing Wak Ala milik Rudi Sinaga (35) di Lk II Kelurahan Galang dipenuhi air termasuk mobil pick up Suzuki Carry Thn 2019 BK 8072 MQ yang ada di tempat itu.

Hingga Kamis pagi, air masih menggenangi jalan, rumah dan sawah warga. Ketinggian bahkan mencapai lutut orang dewasa.

Menurut warga di sana, air sudah mulai menggenangi ruas jalan, rumah dan sawah sejak pukul 01.00 dini hari. Bahkan, hingga Kamis (18/8/22) pukul 08.00 WIB, air juga belum surut. Bahkan air sudah masuk ke rumah-rumah warga.(03/DN).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close