Baru Dua Bulan Selesai Pengerjaan, Pelebaran Jalan Kabanjahe-Merek Rusak, Kwalitas Dipertanyakan

Tanah Karo, desernews.com
Pengerjaan pelebaran ruas jalan Tigapanah-Merek Kabupaten Karo mulai rusak. Padahal pengerjaannya baru dua bulan selesai namun kondisinya sudah rusak dan dianggap minim kwalitasnya.
Pengerjaan proyek ini dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui satuan kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Sumatra Utara di tahun 2024 menganggarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pelebaran jalan ini.
Proyek pelebaran jalan sepanjang 3 Kilometer yang dikerjakan oleh PT.Karya Murni Perkasa ini memakan anggaran miliaran rupiah dan direncanakan selesai bulan Oktober 2024
Dari hasil penulusuran media melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara online pelebaran jalan tigapanah ruas kabanjahe – merek dengan Pagu Rp 35.634.742.000 (tiga puluh lima miliar enam ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus empat puluh dua ribu rupiah) , Kode RUP : 48711482, metode pemilihan tender yang di menangkan PT. Karya Murni Perkasa sumber dana APBN waktu pemilihan Januari 2024.
Meski pelebaran jalan Tigapanah ruas kabanjahe – merek baru selesai dikerjakan,namun sudah ada titik ruas jalan yang rusak. Amatan media di lokasi tak jauh dari warung kopi warga terlihat jalan terpecah remuk dan mulai bergelombang,pada hal biayanya milyaran rupiah.
Salah seorang warga Kecamatan Tigapanah, Rangga Pelawi warga saat di minta keterangan Senin, (17/02/202, perihal adanya kerusakan jalan tersebut,dia mengatakan sudah ada satu bulan bang, belum ada kami lihat perbaikan sehingga kami buat tanda di lokasi supaya pengguna jalan dapat hati hati saat melintas,” ujar Pelawi.
Begitu juga disampaikan warga, bahwa drainase yang dibangun sejalan dengan pelebaran jalan tidak berfungsi. Jika hujan turun, air melimpah ruah kebadan jalan, bahkan kerumah warga sehingga hal ini sangat menggangu warga dan menyebabkan kemacetan yang panjang.
“Padahal pengerjaan jalan dan drainase itu sejalan dan biayanya bukan sedikit hingga miliaran rupiah,tapi pengerjannya baru dua bulan selesai sudah ada tanda-tanda kerusakan,” ujarnya.
Sedangkan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, Jalan Sakti Lubis No.1, Siti Rejo I, Medan Kota belum dapat di konfirmasi media terkait kerusakan jalan tersebut.(FS-Ring)




