Daerah

Pemko Tebingtinggi Berikan Tali Asih Kepada 301 Petugas Lapangan DLH

Pj. Walikota Tebingtinggi Drs. Syarmadani memberikan tali asih kepada petugas kebersihan DLH, didampingi Kadis DLH H. Hasbie Asshidduqie, Selasa (2/4/2024).

Tebingtinggi, desernews.com
Dalam rangka Bulan Suci Ramadhan dan Menyambut Lebaran Idul Fithri 1445 H/2023 M, Pemerintah Kota Tebingtinggi memberikan tali asih kepada 301 Petugas Lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Tali asih diserahkan di Anjungan Sri Mersing, Jalan Sutomo, Selasa (2/4/2024), dihadiri Pj. Wali Kota Tebingtinggi Drs. H. Syarmadani, MSi, Pj. Sekdako Kamlan Mursyid dan Kadis Lingkungan Hidup Hasbie Ashhiddiqi.

Pj. Walikota Syarmadani dalam acara itu mengatakan, pemberian tali asih tersebut, merupakan bentuk pengakuan dan rasa hormat Pemko, kepada personel lapangan Dinas Lingkungan Hidup.

Pj.Walikota Tebingtinggi Drs. H. Syarmadani didampingi Pj. Sekdako H. Kamlan Mursyid (kanan) dan Kadis DLH Hasbie Asshidduqie, saat acara pemberian tali asih kepada petugas kebersihan.

“Petugas lapangan salah satu pilar kehidupan Kota Tebingtinggi, dalam menjaga kebersihan. Jadi patut diberikan penghargaan,” kata Syarmadani.

Syarmadani melanjutkan, tahun 2024 ini, Pemko Tebingtinggi sudah mulai melakukan penyesuaian retribusi kebersihan dari sebelumnya Rp. 3 ribu menjadi Rp. 5 ribu setiap rumah tangga.

Kadis DLH Hasbie Asshidduqie ketika memberikan sambutan.

“Harapannya penyesuaian tarif ini, akan menambah pendapatan kita semua. Saya sangat berharap, ini bisa kembali menaikkan honor bapak, ibu sekalian,” katanya.

Ia pun meminta petugas lapangan DLH, agar mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat, seluruh komponen Kota Tebingtinggi, agar mau ikut menjaga kehidupan ini menjadi lebih tertib, lebih bersih dan lebih indah.

Pj. Walikota Drs. Syarmadani, Pj. Sekdako Kamlan Mursyid dan Kadis DLH Hasbie Asshidduqie, foto bersama dengan Petugas Kebersihan penerima tali asih.

Sementara itu, Hasbie Ashhiddiqi mejelaskan, petugas lapangan DLH saat ini sebanyak 301 orang, terdiri dari sopir truk sampah, penyapu jalan, petugas taman/ruang terbuka hijau, petugas becak sampah, pembabat, petugas TPA dan lainnya.

“Semuanya menerima tali asih senilai Rp. 500 ribu, terdiri dari uang tunai Rp400 ribu, beras 5 kg, mi instan 1 kardus dan gula 1 kg,” katanya.

Gapura Selamat Datang Kota Tebingtinggi di Perbatasan dengan PTPN-III Kebun Rambutan, indah diwaktu malam.

Selain tugas-tugas lapangan, lanjut Hasbie, DLH juga mempekerjakan petugas serap (cadangan). Mereka bertugas saat ada petugas lapangan yang berhalangan hadir. Jumlahnya kurang lebih 50 orang, namun tidak dapat menerima tali asih.

“Kami pernah mengusulkan untuk penambahan anggaran agar dapat memberikan tali asih kepada petugas serap, namun belum dapat dipenuhi,” ujarnya.
Penulis: H. Suhartoyo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close