TK Tahfizh Hamalatul Qur’an Pasaman Cetak Generasi Qurani Berprestasi, Kepemimpinan Irma Silvia Tuai Apresiasi

Pasaman, desernews.com
Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan mewarnai pelaksanaan Wisuda Tahfizh Juz 30 dan Akhirussanah TK Tahfizh Hamalatul Qur’an Angkatan VIII Tahun 2026 yang mengusung tema “Al-Qur’an di Hati, Prestasi Menginspirasi”.
Kegiatan yang digelar di Emir Hotel, Lubuk Sikaping, Rabu (10/6/2026 tersebut menjadi momentum penting dalam menandai keberhasilan lembaga pendidikan Islam itu dalam membentuk generasi Qurani yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Acara berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri Camat Lubuk Sikaping Lotfriedo Rama, S.STp., MM mewakili Bupati Pasaman, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Mahyonis, perwakilan Wali Nagari Durian Tinggi, pembina dan pengurus Yayasan Hamalatul Qur’an, para ustaz dan ustazah, wali murid, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sebanyak 37 siswa TK Tahfizh Hamalatul Qur’an resmi diwisuda setelah berhasil menuntaskan pendidikan tahun ajaran 2025/2026. Dalam kesempatan tersebut, para siswa menampilkan berbagai kemampuan yang mengundang decak kagum para hadirin, mulai dari hafalan Al-Qur’an, pidato, pembacaan puisi, memimpin doa, hingga penampilan edukatif yang mencerminkan hasil pembinaan yang berkualitas selama menempuh pendidikan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Kepala TK Tahfizh Hamalatul Qur’an, Irma Silvia, S.Pd, yang dinilai mampu membawa lembaga pendidikan tersebut tumbuh menjadi salah satu wadah pembinaan generasi Qurani yang unggul di Kabupaten Pasaman.
Dengan pendekatan pendidikan yang humanis, disiplin, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami, Irma Silvia berhasil menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini kepada para peserta didik.
Dalam sambutannya, Irma Silvia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas perkembangan luar biasa yang ditunjukkan oleh para siswa selama mengikuti proses pendidikan.
Menurutnya, setiap anak datang dengan karakter dan kemampuan yang berbeda-beda. Sebagian besar masih menunjukkan rasa malu, bahkan ada yang menangis ketika pertama kali berpisah dengan orang tua saat memasuki lingkungan sekolah.
Namun melalui proses pembinaan yang konsisten, penuh kesabaran, dan kasih sayang, mereka mampu berkembang menjadi pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, serta memiliki keberanian untuk tampil di depan publik.
”Alhamdulillah, anak-anak kini mampu melantunkan ayat suci Al-Qur’an, berpidato, berpuisi, memimpin doa, serta bersosialisasi dengan baik bersama teman-temannya. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dan para orang tua,” ungkap Irma Silvia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan usia dini bukan sekadar mengajarkan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun karakter, akhlak, dan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an.
Oleh karena itu, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif, religius, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Pelaksanaan wisuda tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan TK Tahfizh Hamalatul Qur’an dalam melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.
Di bawah kepemimpinan Irma Silvia, S.Pd, lembaga pendidikan ini terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan anak usia dini yang berorientasi pada penguatan karakter Qurani dan pencapaian prestasi yang inspiratif.
Semangat “Al-Qur’an di Bati, Prestasi Menginspirasi” yang diusung pada wisuda tahun ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta menjadi generasi yang mampu membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.(H.Eddi Gultom)




