Sosok Tegas dan Humanis, H. Adrinofia, Bawa Semangat Baru di MTSN 5 Pasaman

Pasaman, desernews.com
Kehadiran H. Adrinofia, S.Pd., M.MPd sebagai Kepala MTSN 5 Pasaman sejak 27 Juli 2025 membawa angin segar bagi dunia pendidikan di lingkungan madrasah tersebut.
Meski baru sekitar sembilan bulan memimpin, sosoknya telah menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik.
H. Adrinofia bukanlah nama baru di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pasaman. Dengan pengalaman panjang sejak diangkat sebagai PNS pada tahun 1996,
Ia telah menapaki perjalanan karier yang matang, dimulai sebagai guru di Kota Bukittinggi selama lebih kurang 10 tahun. Ketekunan dan loyalitasnya dalam dunia pendidikan mengantarkannya dipercaya memimpin sejumlah madrasah.
Sebelum bertugas di MTSN 5 Pasaman, ia pernah menjabat sebagai Kepala MTSN 4 Bonjol, kemudian dimutasi ke MTSN 2 Rao, dan selanjutnya mengemban amanah cukup lama, sekitar 8,5 tahun, di MTSN 3 Panti.
Dari perjalanan tersebut, ia dikenal sebagai sosok pemimpin berpengalaman yang mampu membawa perubahan signifikan di setiap tempat tugasnya.
Salah satu bukti nyata kepemimpinannya terlihat saat memimpin MTSN 3 Panti. Saat awal menjabat, jumlah siswa tergolong minim.
Namun berkat kedisiplinan yang ia tanamkan kepada guru dan siswa, serta pendekatan yang konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan, kepercayaan masyarakat pun tumbuh,hingga akhirnya saat ia meninggalkan MTSN 3 Panti jumlah siswa mencapai 900 orang lebih. Ini adalah merupakan keberhasilan yang sangat signifikan
Hal ini berdampak pada meningkatnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak mereka di madrasah tersebut.
Di mata banyak pihak, H. Adrinofia dikenal sebagai pribadi yang tegas namun tetap humanis.
Ia mudah bergaul, tetapi tidak mentolerir sikap tidak sopan dan perilaku yang melanggar norma. Prinsipnya jelas, menghargai siapa pun yang beretika baik, namun bersikap tegas terhadap tindakan yang dinilai tidak pantas.
Ketegasannya juga tercermin saat menghadapi persoalan di lingkungan sekolah. Ia dikenal sebagai pemimpin yang selalu membela bawahannya apabila merasa mereka diperlakukan tidak adil.
Baginya, seorang guru adalah pendidik yang harus dijaga martabatnya.
“Tidak mungkin guru saya melakukan kekerasan terhadap murid, karena setiap saat selalu saya ingatkan untuk mendidik dengan cara yang baik,” ujarnya kepada wartawan Rabu (15/4/2026) diruang kerjanya saat mengenang salah satu peristiwa yang pernah terjadi di masa kepemimpinannya sebelumnya.
Dalam menyikapi siswa bermasalah, H. Adrinofia juga mengedepankan langkah yang bijak. Ia lebih memilih solusi pembinaan maksimal, namun apabila tidak membuahkan hasil, siswa tersebut diarahkan untuk mencari lingkungan pendidikan lain demi menjaga kondusivitas sekolah.
Sebagai seorang ayah dari dua anak dan kakek dari satu cucu, H. Adrinofia dikenal memiliki jiwa sosial tinggi dan jaringan pertemanan yang luas. Sosoknya yang komunikatif membuatnya dekat dengan berbagai kalangan, termasuk para wartawan yang menilai dirinya sebagai pemimpin berkarakter kuat namun tetap bersahabat.
Kini, disisa masa pengabdiannya yang tinggal sekitar dua tahun menuju purna bakti, H. Adrinofia terus berupaya memberikan yang terbaik bagi MTSN 5 Pasaman. Karena sudah dekat memasuki masa pensiun dia mengatakan ikhlas ditempatkan di MTSN 5 Pasaman di Andilan Kecamatan Dua Koto.
Dengan pengalaman panjang, ketegasan sikap, serta kepedulian terhadap dunia pendidikan, ia diharapkan mampu meninggalkan jejak prestasi dan perubahan positif bagi madrasah yang dipimpinnya.(H.Eddi Gultom)




