Daerah

Warga Mengeluh, Puskesmas Petumbukan Beri Pelayanan Kesehatan Sesukahati Tanpa SOP

Warga masyarakat yang ingin berobat di Puskesmas Peumbukan tampak antri menunggu giliran.

Galang, desernews.com
Warga masyarakat Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang mengeluh dan resah atas pelayanan petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di daerah itu.

Karena dalam melayani masyarakat yang berobat, petugas medis di Puskesmas Petumbukan sesuka hatinya tanpa menerapkan SOP (Standart Operasi) sebuah rumah sakit.

Misalnya warga yang berobat ke puskesmas tidak diberlakukan sistem antri yang sebenarnya. Melainkan siapa yang dekat hubungannya dengan pegawai Puskesmas, dia bisa duluan mendapatkan pelayanan. Meskipun warga lain lebih dulu mendafar ke bagian administrasi.

Abdul Hakim, salah seorang warga Desa Petumbukan yang menyampaikan keluhannya kepada desernews.com mengatakan, beberapa waktu lalu ia membawa istrinya berobat ke Puskesmas Petumbukan.

Sampai di Puskesmas, Abdul Hakim mengisi formulir. Namun selama satu setengah jam istrinya tidak juga di panggil. Malah dua orang pendatang baru langsung dilayani.

Hal itu membuat Abdul Hakim kecewa dan protes kepada pegawai Puskesmas Petumbukan. Namun protes Abdul Hakim tidak digubris pegawai Puskesmas Petumbukan.

Keluhan yang sama juga disampaikan warga lainnya. Warga yang ingin vaksin jenis Pfrizer tahap pertama di Puskesmas Petumbukan disuruh mencari teman lainnya 6 orang baru bisa di vaksin.

Sementara warga tidak tahu kemana mencari 6 orang lagi yang diajak bersama. “Maunya merekalah yang mendata siapa siapa warga yang pernah datang ke Puskesmas Petumbukan minta vaksin Pfrizer. Bukan warga yang harus mencarinya. Inikan kepentingan mereka, bukan kepentingan warga”, ucap warga yang tak mau disebutkan namanya.

Kalau mereka tak mau mendata warganya yang mau divaksin, jangan kejar kejar warga untuk di vaksin. Itu namanya cari muka kepada atasan, tapi menyusahkan rakyat, sambung warga itu.

Membohongi Sekda
Kurang ramah dan tidak simpatinya pelayanan yang diberikan pegawai Puskesmas Petumbukan diakui salah seorang pejabat teras di kantor Camat Galang.

Menurut pejabat itu, beberapa waktu lalu salah seorang pimpinan Puskesmas Petumbukan pernah membohongi keberadaannya kepada Sekdakab Deli Serdang, Darwin Zein S.Sos.

Ketika itu Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein S.Sos bersama Camat Galang, Asma Fitriyan Syukri SSTP MSi meninjau Puskesmas Petumbukan.

Hal itu berkaitan banyaknya laporan masyarakat kepada Sekdakab tentang keluhan warga 8 desa terhadap pelayanan buruk dan tidak simpati yang diberikan petugas medis di daerah itu.

Namun saat Sekdakab Darwin Zein S.Sos bersama Camat Galang, Asma Fitriyan Syukri tiba di Puskesmas Petumbukan, Pimpinan Puskesmanya tidak berada di tempat.

Ketika dihubungi Darwin Zein, pimpinan Puskesmas Petumbukan itu mengatakan kalau dirinya sedang rapat dengan Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang di Lubuk Pakam.

Namun orang ketiga di Pemkab Deli Serdang itu tidak kehabisan akal. Darwin Zein menelpon Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, dr Ade Budi Krita untuk menanyakan kebenaran dari ucapan pimpinan Puskesmas Petumbukan itu.

Rupanya saat ditelpon Sekda Darwin Zein, Kadis Kesehatan Deli Serdang mengatakan kalau dirinya tidak ada rapat dengan pimpinan Puskesmas Petumbukan.

Mendengar jawaban itu, Sekda langsung lemas dan tak menyangka kalau pimpinan Puskesmas Petumbukan itu tega membohonginya.

Menurut keterangan, tidak lama berselng peritiwa “keterangan bohong” tersebut, Pimpinan Puskemas Petumbukan itu di copot Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, dr Ade Bude Krista dan di ganti dr Fendi Hutahuruk.

Kini pelayanan kesehatan yang diberikan pegawai Puskesmas Petumbukan kembali mengulah. Selain tak ada senyumnya, petugas medis juga bekerja sesuka hatinya.

Warga mengharapkan Camat Galang, Asmas Fitriyan kembali mengajak Sekdakab Deli Serdang, Darwin Zein melakukan Sidak (inspeksi Mendadak) ke Puskesmas Petumbukan.

Karena Sidak Camat Galang bersama Sekda Darwin Zein beberapa lalu dinilai warga pasien cukup ampuh dan mujarab untuk melakukan perubahan terhadap watak dan karakter pegawai Puskesmas Petumbukan. Meskipun hanya berlangsung beberapa saat.

Kepala Puskesmas Petumbukan, dr Fendi Hutahuruk ketika di konfirmasi desernews melalui handphone, Kamis (30/12/20210) mengaku belum mendapat kabar tentang adanya keluhan warga yang berobat di Puskesmas Petumbukan.

Namun dr Fendi Hutahuruk mengucapkan terima kasihnya atas informasi yang disampaikan desernews.com.

“Terima kasih informasinya pak. Sebenarnya sudah saya arahkan itu (kepada pegawai). Berarti orang ini yang masih kurang beretika cara kerjanya, Nanti saya bina lagi pegawai saya pak”, ujar dr Fendi dengan suara lembutnya dan penuh simpati.

Mengenai adanya permintaan warga untuk di vaksin jenis Pfrizar tetapi tidak dilayani pegawai Puskesmas dengan alasan jumlahnya harus 6 orang, menurut dr Fendi pihaknya akan berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkantibmas guna mendata warga yang menginginkan vaksin jenis Pfrizar.

“Sudah saya sampaikan, kalau ada yang kurang itu jangan pasiennya yang disuruh mencari (temannya). Tapi kita minta bantuan sama Babinsa dan Babinkantibmas. Supaya jumlahnya mencukupi”, kata Fendi Hutauruk. (01/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close