Wali Nagari Senior yang Visioner, Drs. Sulhaddi Bawa Nagari Cubadak Tengah Melesat dalam Pembangunan

Pasaman, desernews.com
Nagari Cubadak Tengah kini menjelma sebagai salah satu nagari pemekaran yang paling berkembang di Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman.
Di balik kemajuan tersebut, sosok Wali Nagari senior, Drs. Sulhaddi dinilai berhasil membawa perubahan nyata melalui kepemimpinan yang matang, berpengalaman, dan penuh dedikasi terhadap masyarakat.
Sebagai salah satu wali nagari senior di Kecamatan Dua Koto, Drs. Sulhaddi dikenal luas sebagai figur yang tenang, bijaksana, dan memiliki kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Pengalamannya dalam pemerintahan menjadi modal besar dalam memimpin nagari pemekaran yang baru berdiri dan masih membutuhkan banyak pembenahan.
Nagari Cubadak Tengah sendiri merupakan nagari hasil pemekaran dari Nagari Cubadak sebagai nagari induk. Meski tergolong baru, perkembangan pembangunan di bawah kepemimpinan Drs. Sulhaddi terlihat begitu pesat dan tertata.
Nagari yang dipimpinnya memiliki wilayah cukup luas dengan jumlah penduduk sekitar 5.800 jiwa dan lebih kurang 700 Kepala Keluarga (KK). Secara administratif, Nagari Cubadak Tengah terdiri dari dua kejorongan, yakni Kejorongan Batang Tuhur dan Kejorongan Sentosa dengan total 17 kampung.
Di Kejorongan Batang Tuhur terdapat sembilan kampung, yaitu Kampung Huraba, Kampung Pisang, Kampung Koto Tua, Kampung Padang Tembok, Kampung Baru, Paya Baringin, Kampung Pinang, Simpang Dipoh, dan Batang Tuhur.
Sementara itu, Kejorongan Sentosa membawahi delapan kampung, yakni Kampung Pamintaran, Kampung Simpang Kalam, Kampung Hincat, Kampung Pauh, Kampung Kubang, Kampung Tongah, Kampung Koto Panjang, dan Pagaran.
Besarnya wilayah serta banyaknya kampung yang harus dilayani tidak membuat pemerintahan nagari berjalan lambat. Justru di tangan Drs. Sulhaddi, pembangunan di Nagari Cubadak Tengah terus bergerak maju dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.
Menurut pantauan wartawan, Nagari Cubadak Tengah termasuk salah satu nagari yang sukses memberdayakan pembangunan di Kecamatan Dua Koto. Bahkan, keberhasilan pembangunan di nagari tersebut kerap disejajarkan dengan Nagari Cubadak Barat yang dipimpin wali nagari muda, Kesrianovi.
Kedua nagari ini dinilai seperti sedang berlomba dalam menghadirkan kemajuan bagi masyarakatnya masing-masing. Persaingan positif tersebut menjadi warna baru bagi pembangunan nagari-nagari pemekaran di Kecamatan Dua Koto.
Selain Nagari Cubadak Tengah dan Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto juga memiliki nagari pemekaran lainnya, yakni Nagari Cubadak Timur yang dipimpin Yelpi Nasution, kemudian Nagari Simpang Tonang Selatan yang dipimpin Al Fisar, serta Nagari Simpang Tonang Utara yang dipimpin Hottrinaldi SPd.
Namun dari lima nagari pemekaran tersebut, Nagari Cubadak Tengah menjadi salah satu yang paling menonjol dalam realisasi pembangunan fisik
Saat ini, nagari tersebut telah berhasil menyelesaikan pembangunan kantor wali nagari serta gedung Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini pembangunannya masih dalam pengerjaan.
Sementara beberapa nagari lainnya masih dalam tahap perencanaan dan ada juga pembangunan kantor nagarinya sedang berjalan.
Keberhasilan itu menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang berpengalaman dan dekat dengan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan.
Dibawah komando Drs. Sulhaddi, Nagari Cubadak Tengah tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga tumbuh menjadi nagari yang penuh semangat kebersamaan dan optimisme menuju masa depan yang lebih maju.
Di tengah dinamika pembangunan yang terus bergerak maju, sosok Wali Nagari Cubadak Tengah, Drs. Sulhaddi, tampil sebagai pemimpin yang penuh kesabaran dan keteguhan hati.
Dalam menjalankan amanah untuk membangun Nagari Cubadak Tengah agar lebih maju dan berkembang, berbagai rintangan dan tantangan kerap menghadang langkahnya.
Bahkan, tidak sedikit kritik, cibiran, hingga hujatan datang dari sebagian masyarakat yang memiliki pandangan berbeda.
Namun bagi Sulhaddi, semua itu bukan alasan untuk berhenti berbuat demi kepentingan nagari. Dengan kepala dingin dan hati yang lapang, ia memilih menerima setiap kritikan sebagai bagian dari proses menuju perubahan.
Sikap tenang dan dewasa yang dimilikinya menjadi cerminan seorang pemimpin yang matang dalam menghadapi ujian.
Baginya, membangun sebuah nagari bukanlah perkara mudah. Setiap langkah pembangunan pasti akan menghadapi pro dan kontra.
Akan tetapi, pria yang dikenal sebagai wali nagari senior di Kecamatan Dua Koto itu tetap teguh memegang prinsip bahwa selama yang dilakukan bertujuan untuk kemajuan masyarakat dan masa depan nagari, maka perjuangan itu harus terus dilanjutkan.
“Berbuat baik memang tidak selalu mudah. Kadang niat tulus justru dibalas dengan hujatan. Tetapi saya percaya, jika tujuan kita untuk kemajuan nagari, maka semua itu harus dihadapi dengan sabar,” demikian prinsip hidup yang selalu dipegang Sulhaddi.
Kesabaran yang dimilikinya justru menjadikan dirinya semakin dewasa dalam memimpin. Ia tidak memilih membalas kritikan dengan kemarahan, melainkan menjawabnya melalui kerja nyata dan pengabdian tanpa lelah.
Keteguhan sikap itulah yang membuat banyak masyarakat menilai Sulhaddi sebagai figur pemimpin yang kuat secara mental dan tulus membangun daerahnya.
Di balik berbagai tantangan, pembangunan di Nagari Cubadak Tengah terus berjalan. Hal itu menjadi bukti bahwa semangat pengabdian seorang Sulhaddi tidak mudah goyah oleh berbagai tekanan.
Ia memahami bahwa seorang pemimpin harus siap menerima perbedaan pendapat dan tetap berdiri tegak demi kepentingan bersama.
Sikap bijaksana dan penuh kesabaran yang ditunjukkan Drs. Sulhaddi menjadi pelajaran berharga bahwa membangun daerah membutuhkan hati yang besar, pikiran yang jernih, dan ketulusan dalam mengabdi.
Dengan keteguhan itu pula, harapan menuju Nagari Cubadak Tengah yang lebih maju perlahan terus diwujudkan,sehingga Insya Allah nantinya Nagari Cubadak Tengah dapat sejajar dengan nagari nagari lain yang sudah maju di Sumatera Barat,khususnya di Kabupaten Pasaman.(H.Eddi Gultom)




