Advertisement

Ringkasan  Ceramah Subuh di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Sabtu, 10 Februari 2024 oleh Ustaz DR. K. H. Muahrrir Asy,Ary dengan Topik Ukwuah Islamiah

Ustaz DR. H. Muharrir Asy’ari Lc.MA. yang juga Rektor Universitas Mahakarya Muhammadiyah Bireun.

1. Ukhuwah Islamiah sangat diperhatikan dalam kehidupan Islam, sehingga kita lihat Islam sangat berjaya selama 12 abad.

2. Saat ini, ummat Islam masih bercerai-berai, sehingga kekuatannya menjadi lemah.

3. Ukhwah Islamiah yaitu persaudaran sesama ummat Islam.

4. Al Quran Ali Imran ayat 102 menjelaslan, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan jangan kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

5. Dalam ayat 103 Surat Ali Imran, Allah berfiman, berpegang-teguhlah kamu pada tali Allah (agama Allah) dan janganlah kamu bercerai-berai dan ingatlah nikmat Allah kepadamu.

6. Sabda Rasulullah saw, tidak sempurna iman seseorang sebelum kamu mengasihani saudaramu sebagaimana kamu mengasihani dirimu sendiri.

7. Persaudaraan sesama Islam diumpamakan sebagai anggota tubuh, bila salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh anggota tubuh terasa sakit atau merasa demam. (Hadis).

8. Ukhwah tidak hanya berupa ukhwah Islamiah, tetapi delengkapi juga dengan ukhuwah insaniah, dan ukhwah wathaniah.

9. Ukhwah insaniah yaitu persaudaran antar sesama umat manusia, sedangkan ukhuwah wathaniah yaitu persaudaraan sebangsa dan setanah air.

10. Perdaudaraan dalam Islam bukan karena satu suku atau satu bangsa, tetapi persaudaraan karena satu aqidah.

11. Rasulullah bersabda, bahwa semua manusia itu sama, yang membedakan di mata Allah adalah takwa seseorang.

12. Persaudaran Islam menghendaki bersatu, saling menghormati, saling membantu, serta saling memajukan.

13. Beberapa hal dilarang dalam persaudaraan sesama Islam antara lain, jangan memecah belah persatuan, jangan memfitnah satu dengan yang lain, dan jangan bercerai-berai.

14. Kelemahan umat Islam saat ini antara lain tidak bersatu, karena itu, ke depan perlu diwujudkan kembali persatuan, sehingga umat Islam kuat sabagaimana saat jaya pada abad-abad yang lalu. (Sayed M. Husen/TJ/DN)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Harap nonaktifkan aplikasi AdBlock nya terlebih dahulu.. Terima Kasih