SMAN 2 Lubuk Pakam Gelar Panen Karya Perkawinan Adat Melayu dan Toba

Lubuk Pakam, desernews.com
SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang menggelar Panen Karya yang merupakan hasil pembelajaran projek penguatan profil pelajar Pancasila atau P5 di Aula Sari Manurung sekolah tersebut pada Selasa (25/2/25).
Panen Karya yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut melibatkan peserta didik kelas X, XI dan XII dan dihadiri oleh 1.170 siswa sekolah itu.
Peserta didik kelas XI dan XII menampilkan prosesi perkawinan adat Melayu dan Batak Toba.
Sementara siswa kelas X menggelar bazar dari hasil karya para siswa.
Berdasarkan pantauan para siswa yang menampilkan prosesi perkawinan adat Melayu dan Batak Toba terlihat sangat terampil dan tidak canggung. Sepertinya mereka sudah terbiasa mengikuti kegiatan tersebut.
Padahal, menurut keterangan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung kegiatan Panen Karya kearifan lokal dan bhineka tunggal Ika tersebut dilaksanakan secara mendadak dan tidak direncanakan.
“Kegiatan ini kami dapat dari hasil studi tiru ke SMA Negeri 1 Bandung dan SMAN 2 Padalarang Provinsi Jawa Barat pada Selasa hingga Sabtu (18 – 22 Februari 2025) lalu,”jelas Kasek Sari Manurung saat dikonfirmasi.
Studi tiru yang dilaksanakan para Kasek SMA Negeri di Kabupaten Deli Serdang dengan dana pribadi ke Jawa Barat, kata Sari Manurung, mendapatkan pengalaman baru, inovasi dan ide-ide segar untuk diterapkan di sekolah yang mereka pimpin.
“Kegiatan ini semacam edukasi untuk melestarikan adat istiadat dan budaya yang ada di Sumatera Utara. Kami mengangkat kebhinekaan khusus adat istiadat dalam perkawinan suku Melayu dan Batak Toba,”jelasnya.
Sedangkan kegiatan satunya lagi yakni bazar, sambung Sari Manurung, memamerkan muatan lokal seperti ulos dan uis serta banyak lainnya yang merupakan hasil karya anak didiknya.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan panen karya yang digelar ini dan merupakan bukti nyata hasil siswa dan bermakna serta bernilai ekonomis,”ungkap Sari Manurung.
Iapun kemudian membeberkan bahwa di Jawa Barat guru honorer muatan lokal langsung diangkat menjadi guru aparatur sipil negara (ASN).
“Sangat banyak kali manfaat dari studi tiru ke Jawa Barat itu. Rencananya, kita akan melakukan zoom meting dengan pihak SMAN 2 Padalarang. Banyak hal yang akan kita tiru dari sekolah tersebut. Salah satunya mereka telah berbasis IT,”tutup Sari Manurung.
Turut hadir Kasek SMAN 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, Ketua Komite Muriadi dan sejumlah orang tua murid.
“Komite SMAN 2 Lubuk Pakam sangat mendukung semua program yang dilaksanakan pihak sekolah,”ungkap Muriadi di sela kegiatan tersebut (01/DN)




