Tiga Orang Ini Disebut-sebut Bakal Jadi Kandidiat Pj Gubernur Sumut

Medan, desernews.com
Masa jabatan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck akan berakhir 5 September 2023 mendatang. Sehingga nantinya, posisi gubernur akan diisi oleh Penjabat (Pj) Gubernur.
Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mengatakan, Pj Gubernur Sumut ini nantinya diharapkan adalah orang yang mampu dan memahami Sumut secara geografis agar dapat lebih mudah dalam beradaptasi untuk menjalankan pemerintahan.
“Kita harapkan yang pahamlah tentang Sumut, cuman itukan minimal Eselon I,” kata Politisi PDI Perjuangan itu, saat dikonfirmasi, Senin (24/7).
Hingga kini, lanjutnya, DPRD Sumut masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Jutlak) dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Lalu nantinya, DPRD Sumut akan merekomendasikan tiga nama kepada Presiden melalui Mendagri. Lalu kemudian usulan itu akan dipilah dan ditetapkan menjadi Pj Gubernur Sumut.
Dari informasi yang dihimpun wartawan, sejauh ini ada tiga nama yang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat soal siapa sosok Pj Gubernur. Di antaranya adalah Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin dan Sekretaris Daerah Provsu, Arief Sudarto Trinugroho.
Lalu, Mantan Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. Terlebih Panca ditetapkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai Pati di Lemdiklat Polri (persiapan penugasan luar struktur).
Usai berpamitan dengan Gubsu Edy Rahmayadi di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (17/7) lalu, Panca merespon soal kemungkinan dirinya menjadi Pj Gubernur Sumut.
Dia spontan tertawa mendengar perntanyaan wartawan. Namun, Panca menegaskan siap menjalankan perintah pimpinan. “Saya itu menjalankan perintah atasan semuanya oke,” ujar Irjen Panca.
Namun yang pasti, kata Irjen Panca, dirinya bisa saja ditempatkan pimpinan di mana saja.
“Gini, terima kasih doanya, yang jelas saya punya tempat baru, di luar struktur, tidak di dalam institusi polisi, tidak di struktur organisasi polisi, tapi ditugaskan bisa jadi di mana saja, yang jelas terima kasih doanya,” pungkasnya.(wol/DN)




