Daerah

Silaturahmi Politik, H. Zulfikar Berupaya Curi Hati Emak-Emak Rantaulaban

H. Zulfikar Caleg DPRD Sumut Dapil Sumut 3 Kabupaten Sergai dan Kota Tebingtinggi dari Partai Gelora NomorUrut 1, saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi politik, Minggu malam (28/2/2024), di Kelurahan Rantaulaban.

Tebingtinggi, desernews.com
Caleg DPRD Sumatera Utara Dapil Sumut 3 Kabupaten Serdangbedagai dan Kota Tebingtinggi dari Partai Gelora Nomor Urut 1 H. Zulfikar, mengadakan Silaturahmi Politik dalam upaya mencuri hati emak-emak Kelurahan Rantaulaban, bertempat di Kediaman H. Suhartoyo, Jalan Bukit Kubu No. 29 Depan SMPN 8, Lingkungan I Kelurahan Rantaulaban Kota Tebingtinggi, Minggu Malam (28/1/2024).

Dalam sambutan politiknya, H. Zulfikar menyampaikan visi misi apabila terpilih sebagai anggota DPRD Sumatera Utara Priode 2024-2029. Selain itu juga disebutkan beberapa program pembangunan sosial dan Kemasyarakatan.

Pada pertemuan yang dihadiri puluhan emak-emak dan beberapa kaum bapak, H. Zulfikar coba mengetuk dan mencuri hati emak-emak, untuk mengedepankan naluri dan azas logika dalam memilih wakilnya yang duduk sebagai Anggota Legeslatif, baik di Tingkat Kota maupun Provinsi.

Emak-emak serius mendengarkan paparan H. Zulfikar tentang visi misi dan program kerja jika duduk sebagai anggota Legeslatif.

H. Zulfikar pada pertemuan didampingi isterinya Hj. Rita Azlina, SpdI, Kepala Sekolah SMP Perguruan Permata Hati Bangsa, yang juga Caleg DPRD Kota Tebingtinggi Dapil Kecamatan Padang Hulu dan Bajenis, mengharapkan agar ibu-ibu menetapkan pilihan pada wakil yang dikenal dan punya visi misi jelas.

“Jangan gantungkan harapan pada Caleg yang tidak dikenal dan hanya mengandalkan kemampuan finansial. Kalau ini yang jadi pilihan ibu-ibu, maka bisa dipastikan, selesai Pemilu, maka selesai pula hubungan,” ujar H. Zulfikar, yang juga merupakan Pembina Yayasan Perguruan Permata Hati Bangsa.

Dikatakan Zulfikar, semua ibu-ibu pasti sudah pengalaman mengikuti Pemilu. Dari Pemilu ke Pemilu, tak ada perubahan signifikan di lingkungan sekitar, tetap begitu-begitu saja.

Kenapa bisa terjadi ? ini karena ketika pelaksanaan Pemilu, ibu-ibu memilih Caleg yang bisa memberi imbalan, tanpa ada ikatan batin, sehingga setelah Caleg yang telah memberi imbalan tadi bisa duduk di kursi DPRD, maka telah selesai hubungan. Tak ada tanggungjawab nya lagi pada masyarakat yang memilih, sebab sudah diberi imbalan diawalnya.

“Maka, pada pertemuan malam ini, saya coba mengetuk dan mencuri hati ibu-ibu, apalagi sebagai warga Kota Tebingtinggi dan Sekolah saya juga berada dekat dengan tempat tinggal ibu-ibu, marilah mendukung dan mencoblos gambar saya pada Pemilu tanggal 14 Pebruari 2024. Saya akan amanah mengemban kepercayaan dari ibu-ibu dan bapak-bapak yang hadir,” ungkap H. Zulfikar penuh harap, sembari mengatakan takkan melupakan jasa ibu-ibu, jika sudah duduk di dewan.

Kaum emak-emak dan bapak, saat hadir dalam acara silaturahmi politik Caleg DPRD Sumut H. Zulfikar di Rumah H. Suhartoyo, Jalan Bukit Kubu No.29 Rantaulaban.

Saat menyampaikan visi misinya, H. Zulfikar, yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Sumut Priode 2014-2019 dan DPRD Kota Tebingtinggi selama 2 priode (2009-2014, 2004-2009), berjanji akan ikut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Lewat Lembaga Legislatif, saya akan berupaya semaksimal mungkin memperhatikan wilayah konstituen, dibidang pembangunan ekonomi, sosial dan budaya, sehingga kehidupan masyarakat bisa meningkat dari sebelumnya,” ucap H. Zulfikar, yang pernah membantu pada saat duduk di DPRD Sumut, pembangunan pagar Masjid Nurul Amal di Kelurahan Rantaulaban.

Gapura Pintu Masuk Kota Tebingtinggi, wilayahnya perlu perluasan.

Menurut H. Zulfikar, Kota Tebingtinggi butuh wakil yang faham dan mengerti tentang situasi daerahnya, sehingga arah pembangunan bisa di sinergikan dengan pemerintah kota.

Seperti sekarang ini, kata Zulfikar, tak ada putera daerah Kota Tebingtinggi yang duduk di DPRD Sumut, sehingga Pemerintah Kota Tebingtinggi tak punya fartner dalam memperjuangkan penambahan dana pembangunan, akibatnya pola pembangunan dan anggaran Kota Tebingtinggi jalan ditempat.

Disebutkan H. Zulfikar, Kota Tebingtinggi yang di tetapkan sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, perlu dukungan maksimal dari para anggota legislatif, baik di DPR RI, DPRD Sumut, maupun DPRD Kota, untuk menghidupkannya.

Kedudukan Kota Tebing Tinggi sebagai kota perdagangan dan jasa, memberikan dampak terhadap pertumbuhan wilayah, dikarenakan Kota Tebing Tinggi yang merupakan jalur antara Provinsi Sumatera Utara berada sangat mendukung warga untuk mengembangkan perdagangan dan jasa.

Emak-Emak antusias mendukung H. Zulfikar dan siap mencoblos tanda gambar pada Pemilu mendatang.

Maka dari itu, sebut Zulfikar, bagaimana upaya kita supaya Kota Tebingtinggi bisa maju. “Hal yang perlu mendapat perhatian sekarang ini adalah, bagaimana menambah 2 pintu tol. Karena sebagai kota perlintasan, dibutuhkan tiga pintu di Kota Tebingtinggi, sehingga bisa menjadi tempat singgah dan tidak perlu berbalik arah jika sudah masuk kota. Sekarang pintu hanya ada 1 arah menuju Medan, perlu dibuka lagi arah yang menuju Kisaran dan Pematangsiantar, sehingga kota Tebingtinggi bisa hidup,” papar H. Zulfikar penuh semangat.

Hal lain yang mendesak untuk mendapat perhatian bagi Kota Tebingtinggi adalah perluasan wilayah. Secara topografi, Kota Tebing Tinggi pada umumnya mendatar dan bergelombang, dengan ketinggian sekitar 26 – 34 m dpl. Dengan luas wilayah 3.843,8 Ha (38.438 Km2), secara administratif Kota Tebing Tinggi dibagi menjadi 5 kecamatan (Bajenis, Padang Hilir, Padang Hulu, Rambutan dan Tebing Tinggi Kota) dengan 35 Kelurahan.

Sangat kecil Kota ini, ucap H. Zulfikar. Diperlukan lobi politik tingkat tinggi, agar perluasan Kota Tebingtinggi tidak sekedar menjadi wacana, tapi bisa direalisasikan atas kemauan seluruh masyarakat, pemerintah dan legislatif.

“Jadi bapak ibu, kita sudah perlu cerdas sekarang ini dalam memilih para anggota DPRD. Mari tinggalkan politik uang atau politik transaksi, tapi Pilihlah caleg yang siap menyampaikan gagasannya untuk membangun Kota Tebingtinggi dan memberdayakan perekonomian masyarakat serta yang dekat dengan bapak ibu, jika dibutuhkan tidak menghindari,” ungkap H. Zulfikar penuh harapan.

Sementara itu, seorang ibu yang hadir dalam pertemuan tersebut, Erlina sering disapa Ibu Butet Kunul, pensiunan ASN Guru SD, menyambut antusias gagasan dari Caleg DPRD Sumut H. Zulfikar.

“Saya siap dukung bapak dan mendoakan bapak duduk menjadi wakil kami di DPRD Sumut,” ucap Ibu Butet dengan nada tegas di sambut ucapan sama dari emak-emak yang hadir dan mengucapkan terimakasih atas segala perhatian dan bantuannya.

“Kami pun siap coblos gambar pak H. Zulfikar pada Pemilu 14 Pebruari mendatang,” ungkap Ibu Hj. Sri Naladani dan Yanti, diaminkan ibu-ibu yang lain.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Gerakan Peduli Anak Yatim dan Masakin Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi H. Suhartoyo beserta pengurus lainnya H. Zulfan Hidayat, Maradhona Ritonga, Indra Kelana dan H. M. Latif Rambe, serta Caleg DPRD Kota Tebingtinggi dari Partai Gelora Nomor Urut 1 Cholid Wijaya.
Penulis: H. Suhartoyo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close