Polisi Sita Minyak Goreng Dengan Logo Monas dan Tulisan 212, Novel Bamukmin: Kami Tidak Pernah Dagang Minyak Goreng

Jakarta, desernews.com
Wasekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Novel Bamukmin angkat bicara mengenai keberadaan minyak goreng oplosan dengan merk yang membawa embel – embel 212.
Gudang minyak goreng ‘Wasilah 212’ yang terletak di kawasan Depok, Jawa Barat itu telah disegel polisi lantaran kedapatan mengoplos kebutuhan pokok yang sedang langka itu. Mereka memborong minyak goreng berbagai merk dan mengemas ulang dalam ukuran yang lebih kecil dan menyalurkannya ke masyarakat.
Novel menegaskan minyak goreng oplosan itu tidak ada kaitannya dengan kelompok persaudaraan Alumni 212 kendati gambar Monas serta tulisan 212 pada kemasan minyak goreng itu identik dengan kelompoknya. PA 212 kata dia sejauh ini tak pernah berjualan minyak goreng.
“Setahu saya nggak pernah tuh 212 mengeluarkan produk minyak goreng apalagi secara resmi atas izin atau pemberitahuan DTN PA 212. Bahkan yang namanya Mart 212 saja bukan punya usahanya PA 212, karena Mart 212 itu berdiri sendiri,” kata Novel Bamukmin saat dikonfirmasi Rabu (16/3/2022).
Novel Bamukmin kemudian meminta polisi mengusut tuntas kasus ini, Novel juga merasa kasus tersebut secara otomatis mencoreng nama baik kelompoknya karena embel – embel 212 pada merk minyak goreng oplosan itu.
“Perlu diselidiki dulu lebih jauh agar jelas dan terang siapa pelakunya apalagi pakai mencatut nama 212. Ini diduga memakai nama 212 untuk merusak nama baik 212 demi kepentingan pribadi, kelompoknya,” katanya pada Rabu (16/03/2022).
Novel mendesak agar kasus itu dibuka seterang-terangnya agar tidak ada kesalahan informasi di tengah masyarakat. Bahkan, ia juga tak segan meminta agar pelaku oplos minyak 212 ditindak secara hukum jika memang melanggar.
“Saya meminta agar siapapun dibelakangnya untuk dibuka dan kalau terbukti mencatut nama 212 dan melanggar hukum silahkan aparat kepolisian menindak pelaku dengan hukum yang berlaku,” terangnya.(pop/DN)




