Persaudaraan Muslim Kota Tebingtinggi Deklarasi Menangkan Prabowo-Gibran Pada Pilpres 2024-2029 Sekali Putaran

Tebingtinggi, desernews.com
Persaudaraan Muslim Cinta Prabowo-Gibran Kota Tebingtinggi, menyelanggarakan Acara Istighosah dan Doa Bersama bertajuk “Merawat Ukhuwah Islamiyah dan Menjaga NKRI Bersama Prabowo-Gibran”, Minggu (21/1/2024) bertempat di Gedung Mangamputua, Kampung Bicara, Kota Tebingtinggi.
Dengan suara lantang, Ketua Panitia Pelaksana H. Suhartoyo, QIA sekaligus sebagai deklarator, membacakan naskah Deklarasi dukungan Prabowo-Gibran diikuti 800 simpatisan yang memadati Gedung Mangamputua berkapasitas 1000 orang, tempat acara digelar.

Kami persaudaraan Muslim Cinta Prabowo-Gibran beserta Tokoh Agama dan kaum muslimin Kota Tebingtinggi, kata H. Suhartoyo, berkomitmen:
1. Siap menjaga kesejukan dan persatuan bangsa bersama Prabowo-Gibran.
2. Siap memenangkan Capres Cawapres 02 Bapak Prabowo-Gibran dengan Akhlakul Karimah.
3. Siap bekerja memberi kemenangan 60% suara di Kota Tebingtinggi demi kemajuan NKRI.
“Persaudaraan Muslim Cinta Prabowo-Gibran, Siap memenangkan sekali putaran,” ucap H. Suhartoyo diikuti suara lantang 800 simpatisan yang hadir, hingga menggema didalam gedung.

Acara dipandu Da’i Muda Ikhsan Ma’arif Lubis, Spd dan Cholid Wijaya, SAg, diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alqur’anul Karim, selanjutnya menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Tausiah oleh Ustadz Drs. H. Nizar Rangkuti, Istighosah dan Do’a oleh Ustadz Ardi Koto serta diakhiri dengan Pembacaan Deklarasi oleh H. Suhartoyo.
Drs. H. Nizar Rangkuti, anggota Dewan Pertimbangan MUI Kota Tebingtinggi dan Penasehat Gerakan Peduli Anak Yatim dan Masakin Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, dalam ceramahnya mengatakan, Umat Islam harus cerdas, harus ikut berpolitik dan harus meraih kekuasaan untuk menciptakan kedamaian serta pemerintahan yang akhlakul karimah.

“Akhlakul Karimah adalah Akhlak yang baik dan terpuji, yaitu suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia, dengan Tuhan dan alam semesta. Akhlak mahmudah (akhlak terpuji) atau disebut pula dengan akhlak al karimah (akhlak yang mulia),” papar Ustadz Rangkuti.
Dalam bagian lain tausiahnya, Ustadz yang merupakan Tokoh Masyarakat Kota Tebingtinggi itu menyampaikan pesan, Umat Islam harus jadi pemain, jangan dipermainkan orang.
“Umat Islam kejarlah kekuasaan dan yang saat ini ikut berkompetisi menjadi Caleg, serius menatap persaingan, harus berjuang keras dan haqqul yakin untuk menang,” tegas Ustadz Rangkuti memberi semangat pada para Caleg yang hadir dalam acara tersebut.
Ustadz Rangkuti juga mengingatkan kepada Politisi Muda yang ikut konstetasi Pileg DPRD Kota Tebingtinggi seperti Cholid Wijaya dan Ikhsan Ma’arif Lubis, untuk berkompetisi secara fair dan beretika.
“Capailah kemenangan dengan baik dan ber-akhlakul karimah,” ucap H. Nizar Rangkuti sembari berharap setelah bisa meraih kursi DPRD Kota, kedepannya bisa bertarung meraih kursi DPRD Sumatera Utara.
“Untuk Kota Tebingtinggi, baru H. Zulfikar yang bisa meraih kursi DPRD Sumatera Utara,” jelas Ustadz Rangkuti.

Kepada simpatisan ibu-ibu, Ustadz berpesan agar menyekolahkan anaknya sampai jenjang yang tertinggi. “Ambil jurusan apa saja, yang penting sekolah,” tutur Ustadz Rangkuti.
Ustadz Rangkuti juga menceritakan pengalaman pribadinya yang merupakan lulusan pondok pesantren di Tapsel, kemudian kuliah di IAIN SU Jurusan bahasa Arab, namun ketika berkarier dipemerintahan dipercaya menjadi Kadis Pendapatan dan Sekretaris DPRD Kota Tebingtinggi selama 16 tahun. “Padahal tidak sesuai jurusannya, tapi kalau Allah sudah berkehendak, semua bisa terjadi. Jadi ibu-ibu tidak usah khawatir terhadap jurusan sekolah anaknya, yang penting kita yakin dan selalu dekat dengan Allah, dengan tetap Sholat dan berdo’a serta tawaduk,” pesannya.
Berkaitan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, yang akan berlangsung pada 14 Pebruari 2024, Ustadz Drs. H. Nizar Rangkuti berpesan,”Pilihlah calon yg pasti menang, yaitu Prabowo-Gibran,” ucapnya, sembari menekankan agar selalu merawat ukhuwah Islamiyah dan menjaga NKRI, sehingga kehidupan berkebangsaan tetap terpelihara baik, walau sempat panas di masa kampanye ini.

Usai tausiah dari Ustadz Rangkuti, acara dilanjutkan dengan Istighosah dan do’a bersama dipimpin Ustadz Ardi Koto, yang membawakan zikir dan salawat.
Acara diakhiri dengan Pembacaan Deklarasi dipimpinan H. Suhartoyo diikuti seluruh peserta, yang berdiri dikursinya masing-masing.
Penulis: H. Suhartoyo




