Perbuatan Zholim, Spanduk Paslon Bupati Asri Luddin Tambunan di Sunggal Habis Dirusak OTK

Deli Serdang, desernews.com
Spanduk dan baliho paslon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Lomlom Suwondo di sejumlah desa di Kecamatan Sunggal dirusak oleh orang yang tidak dikenal.
Hal itu diketahui anggota relawan Asri Ludin Tambunan dan Lomlom di Kecamatan Sunggal pada Sabtu pagi 26/10/2024) saat melintas di jalan besar Kecamatan Sunggal.
Disinyalir pelaku merusaknya dengan menggunakan pisau atau celurit pada malam hari saat warga sedang tidur dan orang melintas pun tidak ada.
“Kami perkirakan dirusaknya spanduk dan baliho ini pada malam hari, pada saat sedang sunyi”, ucap Taufik salah seorang anggota Tim Relawan Pemenangan dr Asri Luddin Tambunan dan Lomlom Suwondo di Sunggal.
Akhir akhir ini serangan terhadap paslon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Lomlom Suwondo cukup masif dilakukan pihak pihak yang tidak ingin Deli Serdang dipimpin oleh pemimpin yang berpikiran maju seperti dr H Asri Ludin Tambunan.
Hal itu dapat dilihat dari gencarnya serangan yang dilakukan oleh orang orang suruhan lawan politik Asri Ludin Tambunan. Baik dalam bentuk pengerusakan spanduk maupun dalam bentuk serangan pribadi dengan menjelek jelekkan Asri Ludin dan keluarga besarnya.
Meski demikian, Asri Ludin Tambunan bersama timnya yang telah dipagari alim ulama se Deli Serdang tidak pernah terpancing, apalagi untuk membalasnya.
Minta Suaka Camat
Sebelumnya di Kecamatan Galang, tepatnya di Desa Pulau Tagor Baru, spanduk dr Asri Ludin Tambunan dan Lomlom Suwondo bersama Bobby Nasution juga diturunkan oleh orang suruhan M Yakub, Kepala Desa Pulau Tagor Baru.
Kepala Desa Pulau Tagor Baru, M Yakub memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan spanduk Bobby Nasution dan Asri Luddin Tambunan. Kemudian orang yang disuruhnya menggantinya dengan paslon 03.
Tindakan Kepala Desa Pulau Tagor Baru itu sontak membuat anak anak Pemuda Karya Nasional (PKN) Kecamatan Galang yang memasang spanduk tersebut marah besar. Karena dalam spanduk yang diturunkan M Yakub terdapat gambar Mikail Tantara Purba SH anggota DPRD Sumatera Utara sekaligus Ketua DPP PKN.
Akibat ulahnya, Kepala Desa M Yakub terpaksa berurusan dengan sejumlah aparat penegak hukum dan anak anak PKN.
Sumber desernews di Galang menyebutkan, Kepala Desa Pulau Tagor Baru kini dipanggil panggil aparat dan anak anak PKN untuk dimintai pertanggungjawabannya. Melalui teman temannya sesama Kepala Desa, Yakub berusaha keras untuk meminta suaka (perlindungan) kepada Camat Galang.
“Si Akub kali ini kena batunya. “, tutur sumber desernews tanpa menjelaskan secara rinci maksudnya.
Namun beberapa sumber lain menyebutkan, M Yakub merupakan sosok kepala desa yang doyan komplik.
Ia tidak hanya suka berkomplik dengan warganya, tetapi dengan atasannya seperti camat dia tak takut.
“Sama Pak Camat Faisal dulu pernah diajak si Akub begaduh. Tapi Pak Camat Faisal tidak mau meladeninya. Malu kata Pak Faisal”, ucap sumber. (Tim)




