Daerah

Pemkab Deliserdang Bakal Hancurkan Semua Gubuk Cinta yang Dijadikan Tempat Berzina

Pasangan mesum yang sudah bau tanah terjaring razia saat asyik ‘main kuda-kudaan’ di gubuk cinta.

Lb Pakam, desernews.com
Pemkab Deliserdang berjanji akan menghancurkan semua gubuk cinta tempat mesum dan berzina, yang ada di Desa Manunggal dan Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang.

Saat ini, proses penghancuran gubuk cinta tempat mesum dan berzina itu masih dalam pembahasan.

Pemkab Deliserdang tengah mengkaji standar operasional prosedur (SOP) dalam melakukan eksekusi penghancuran gubuk cinta tempat mesum dan berzina itu.

“Sedang kami buat SOP terkait bangunan tersebut. Kami upayakan untuk bongkar lesehannya,” ucap Kasat Pol PP Pemkab Deliserdang, Marzuki Hasibuan, Kamis (21/7/2022).

Marzuki menyebut, kedatangan anggotanya ke lokasi esek-esek tersebut sebenarnya tidak terjadwal.

Ia mengatakan, sesuai Surat Perintah Tugas (SPT) yang dikeluarkan, anggotannya cuma membantu menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan oleh Kecamatan Labuhan Deli.

Karena ada permintaan dari masyarakat yang resah, kemudian Satpol PP Pemkab Deliserdang turut mendatangi gubuk cinta tempat mesum dan berzina itu.

“Enggak terjadwal, karena sesuai SPT sebenarnya penertiban PKL. Nanti kami ratakan sajalah tempat itu,” kata Marzuki.

Video razia yang dilakukan oleh Satpol PP Deliserdang dan pihak Kecamatan Labuhan Deli ini pun sempat viral di media sosial.

Meski masih siang bolong, namun sejumlah pasangan mesum bau tanah nekat main ‘kuda-kudaan’ di gubuk cinta.

Para pelaku mesum yang sudah bau tanah itu kedapatan bersenggama tanpa sehelai benang pun.

Dari video yang beredar, gubuk cinta tempat mesum dan berzina itu ukurannya cuma 1,5 meter x 2 meter.
Dindingnya pun terbuat dari tepas bambu.

“Kita tanya juga nanti sama anggota. Nanti ku sediliki, karena enggak ada yang ngaku (ditanya siapa yang menyebarkan video itu),” kata Marzuki.(tm/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close