Kabar Duka, Telah Meninggal Dunia Ketua MUI Deli Serdang KH Amir Panatagama

Deli Serdang, desernews.com
Innalilahi wa inna illaihi roji’un. Telah berpulang ke rahmatullah Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Deli Serdang, KH Amir Panatagama, S.Pd., M.Pd. pada hari Selasa tanggal 15 April 2025 sekitar pukul :19.00 WIB.
Almarhum kini di semayamkan di rumah duka di Jl. Suka Mulia / Sedap Malam Gg. Amal Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa.
Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, almarhum Selasa pagi mengalami sakit perut, diduga masuk angin. Kemudian oleh istri almarhum diberikan obat tolak angin.
Saat itu kondisi almarhum sudah terasa enak.Siang sudah bisa makan, namun sore kumat lagi, diduga asam lambung akut (Gerd) naik ke atas menyesak jantung.
Almarhum KH Amir Panatagama selain Ketua MUI Deli Serdang, juga menjabat sebagai Rois Syuriah PCNU Deli Serdang.
Sekretaris PC NU Deli Serdang, Dr H Khairul Anwar membenarkan kabar duka tersebut. Namun Khairul belum mengetahui jam berapa besok almarhum dikebumikan.
“Jamnya belum tahu. Karena baru saja saya mendapat kabarnya”, ucap Khairul melalui telepon seluler.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Media Online DeserNews.com, H Nurdin Barus mengaku memiliki kenangan saat menunaikan ibadah haji tahun 2023. Almarhum seorang ulama kharismatik di Kabupaten Deli Serdang.
Sosok seorang guru, ulama dan sahabat ada dalam diri almarhum. Beliau tidak hanya dikenal ramah, tapi juga rendah hati (tawadhu) terhadap keilmuannya.
“Setiap ada kegiatan MUI Deli Serdang maupun PC NU Deli Serdang, almarhum selalu mengirim relis beritanya keya DeserNews.Com untuk diterbitkan”, tutur H Nurdin Barus.
“Semoga almarhum ditempatkan sebaik baiknya disisi -N. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu. Aamiin ya Allah ya rabbal ‘alamin.”, ucap H Nurdin Barus mendoakan almarhum.
H Nurdin Barus mengatakan perkenalannya dengan almarhum KH Amir Panatagama dimulai dari tahun 2023, ketika berangkat haji satu kloter (2).
“Almarhum pembimbing haji Deli Serdang kloter 2, dimana saat itu saya berada di rombongan kloter 2. Keberangkatan kami ketika itu dilepas langsung oleh Pak Bupati H Ashari Tambunan”, kenang H Nurdin. (nur)




