Dinas Damkar Pemko Tebingtinggi Adakan Sosialisasi dan Simulasi Cegah Tangkal Dini Kebakaran

Tebing Tinggi, desernews.com
Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Bagian Perekonomian dan SDA, menggelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanggulangan Dini Kebakaran, Selasa (29/8) di kantor Dinas Damkar dan Penyelamatan, Jln. Gunung Agung No. 2 kompleks BP 7.
Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi Drs. Syarmadani, M.Si. pada kegiatan tersebut mengatakan, bahwa agen gas elpiji/LPG (Liquified Petroleum Gas) tidak hanya sekedar masalah distribusi/penyalurannya, akan tetapi juga dipercaya untuk membantu mengelolanya.
“Karena, kalau distribusinya itu normal, mungkin tidak akan ada masalah, ada terus permintaan, lancar. Jadi masalah ketika permintaan dengan supply tidak sejalan. Kami percaya bapak, ibu mampu mengelolanya, membantu jalur-jalur pangkalan dan terlebih jalur kepada masyarakat,” ujar Pj. Wali Kota.

Ditambahkan Pj. Wali Kota, bahwa gas elpiji juga merupakan barang yang berisiko, masalah bisa muncul di klep, selang, kompor ataupun perilaku lupa untuk mematikan gas elpiji.
“Bapak, ibu dapat mengedukasi kepada masyarakat, karena Dinas Damkar dan Penyelamatan juga terbatas untuk melakukannya, terutama untuk sisi penyelamatan,” ucap Pj. Wali Kota.
Pj. Wali Kota berharap, agar musibah kebakaran tak pernah terjadi, namun hendaknya kita tetal melakukan mitigasi sejak awal.
“Kita saling menjaga, bukan hanya pemenuhan kebutuhan tapi juga penyelamatan,” ujar Pj. Wali Kota.
Sebelumnya, Kadis Damkar dan Penyelamatan Abdul Halim Purba, S.STP., M.Si. mengatakan, simulasi ini digelar untuk memberikan edukasi, pemahaman, bagi pemilik agen atau pangkalan gas, apabila terjadi kebakaran ditempat usahanya.
“Apa yang telah disampaikan oleh rekan-rekan kami, kiranya dapat menjadi edukasi dan dipedomani dalam mengatasi terjadinya kebakaran di tempat agen atau pangkalan gas bapak, ibu,” ujar Kadis Damkar dan Penyelamatan.
Sejalan hal itu, pihaknya akan melakukan peninjauan terkait kepemilikan APAR (Alat Pemadam Api Racun), karena ini sangat dibutuhkan (semisal dalam mengatasi kebakaran dini).
“Kenapa, karena Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, proteksinya bersifat terjadi kebakaran kami baru hadir, sekira 15 menit. Pada saat terjadi kebakaran, kami dihubungi kami baru hadir, karena kami bersifat pasif,” ungkap Kadis Damkar dan Penyelamatan.
Lanjutnya, bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi yang memerlukan bantuan Dinas Damkar dan Penyelamatan, baik kebakaran atau sifatnya memerlukan pertolongan accident, semisal dalam penanganan sarang lebah, evakuasi hewan dan lainnya, dapat menghubungi nomor kontak Damkar di nomor 062124877 atau 08116227113.
“Kami kerja 24 jam untuk menjaga Kota Tebing Tinggi, dari terjadinya kebakaran dan lainnya yang memerlukan pertolongan bersifat accident,” kata Kadis Damkar dan Penyelamatan.
Sementara itu, Kabag Perekonomian dan SDA Ir. Nasrullah berharap, melalui kegiatan ini kiranya dapat diimplementasikan pemilik agen dan pangkalan gas dalam mengatasi kebakaran dini.
“Bagaimana tindakan preventif pencegahan kebakaran di agen atau pangkalan gas. Walaupun baru 40 yang mengikuti kegiatan ini dari 150 pangkalan gas di Kota Tebing Tinggi, kiranya dapat menularkan edukasi kepada pangkalan lain. Dengan harapan, kegiatan ini dapat kembali dilaksanakan di tahun 2024,” harapnya.
Kegiatan dirangkai dengan penyerahan secara simbolis Surat Keterangan telah mengikuti pelatihan dan berfoto bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Rambutan Marwansyah Harahap, S.STP., Camat Padang Hulu Deni Handika Siregar, S.E., M.Si., Kabag Perekonomian dan SDA Ir. Nasrullah, Kabid Aptika M. Furqon Syahputra, S.STP., M.SP. mewakili Kadis Kominfo, Plt. Kabag Prokopim Faisal Ahmad, S.Ag, perwakilan OPD terkait.(Sty)




