Medan

Pasca Polisi Grebek Barak Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Mobil Dinas TNI Berlogo Bintang 1 Datangi Polrestabes Medan

Mobil Dinas TNI berplat nomor 204-I berlogo bintang terparkir di depan ruangan Kabag Ops Polrestabes Medan, Senin (10/4/2023).

Medan, desernews.com
Pasca penggerebekan barak narkoba dan judi di kawasan Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang.

Sejumlah personel TNI lengkap dengan mobil dinasnya datangi Polrestabes Medan dan bertahan selama kurang lebih lima jam lamanya.

Amatan wartawan, di depan ruangan Kabag Ops Polrestabes Medan terpakir sebuah mobil dinas TNI AD berplat nomor 204-I berlogo bintang satu. Tidak hanya mobil dinas, dua orang personel berpakaian dinas loreng TNI juga terlihat hadir di Polrestabes Medan.

Lalu, sejumlah pria berbadan tegap yang diduga merupakan anggota TNI juga tampak bertahan di depan ruangan Kabag Ops Polrestabes Medan. Belum diketahui secara pasti, kegiatan apa yang dilakukan oleh sejumlah personel TNI ini.

Namun, beredar isu mereka bertahan di Polrestabes Medan untuk meminta pelepasan terduga pelaku yang diamankan di barak narkoba dan judi.

Saat wartawan Tribun mencoba mengambil foto mobil dinas TNI yang terpakir itu, seorang pria berbadan tegap berpakaian preman sempat mendatangi.

Saat itu, pria berbadan tegap itu memaksa agar tidak memotret kendaraan jenis Mitsubishi Pajero berwarna hijau khas TNI itu.

“Kau hapus itu, ngapain kau foto – foto,” kata pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

Setelah dijelaskan, bahwa foto tersebut untuk kepentingan jurnalis ia pun tidak bisa membantah dan menanyakan identitas wartawan Tribun-medan. Kemudian, setelah mencatat identitas di handphone pria itu pun pergi.

Para bandit yang ditangkap polisi dari barak judi dan narkoba di kawasan Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang.

Terkait kejadian itu wartawan sempat mengkonfirmasi kepada Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico Julyanto Siagian.

Namun, Rico menanyakan tentang identitas pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

“Oh gitu pak. Bapak ngga tau apa lagi saya. Kita tunggu saja info nya ya,” kata Rico kepada wartawan, Selasa (11/4/2023).

Lalu, saat disinggung soal keberadaan anggota nya di Polrestabes Medan sampai larut malam, ia mengaku tidak mengetahuinya.

“Waduh, kurang paham juga pak. Mungkin giat bukber atau rapat atau koordinasi, bagusnya tanya langsung di lapangan,” sebutnya.

Lalu, setelah kurang lebih lima jam lamanya bertahan di Polrestabes Medan akhirnya mobil dinas TNI AD itu meninggalkan lokasi.(Tribun-Medan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close