Diduga Dibunuh, Sembiring Ditemukan Meninggal di Perladangan Bursak Dengan Bersimbah Darah

Tanah Karo, desernews.com
Warga desa Susuk Kecamatan Tiganderket, Minggu (2/3/2023) sekira pukul 08:00 WIB mendadak geger, pasalnya salah seorang warga bernama Super Sembiring (40) warga Desa Susuk Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia di perladangan Bursak antara perbatasan desa Susuk dan Kutakepar.
Korban meninggal dalam keadaan baju bersimbah darah di bagian dada serta perutnya dan sepmor milik korban terjatuh didekatnya.
Menurut informasi yang diperoleh wartawan, bahwa Super Sembiring pertama kali dilihat oleh Pian Surbakti (42) warga Desa Susuk ketika dirinya hendak milintas ke arah perladangan bursak .
Diceritakannya, saat itu sekira jam 07:30 WIB dirinya mau berangkat ke ladang, namun dilihatnya ada orang sepertinya sedang tertidur dijalan itu.
“Karena penasaran dan mendekati ternyata Super Sembiring dalam keadaan meninggal dunia dengan bersimpah darah di bagian dadanya dan bagian perutnya. Dia tewas persis di samping motornya dengan kondisi terjatuh.”Ujarnya.
“Setelah itu saya langsung bergegas dan memanggil serta memberitahukannya kepada warga sekitar dan sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Payung dan Koramil 05/PY beserta perangkat desa ,”Jelas Pian Surbakti.
Tak berselang lama kemudian warga berdatangan ke TKP bersama Danramil 05/PY Lettu Inf M Sembiring .
Kepada wartawan, bahwa ada ditemukan seorang laki- laki dewasa dalam keadaan meninggal dunia dengan tubuh dibasahi darah diperladangan bursak terkait laporan warga.
Ketika sampai di lokasi kejadian, terlihat korban, Super Sembiring telah meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah, kuat dugaan bahwa Super meninggal karena di bunuh karena ada luka tusuk dibagian belakang.
Jadi kasus tersebut pun sudah di tangani Polres Tanah Karo Polsek Payung untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Ada pun barang bukti yang sudah diamankan, satu buah pisau dan korban sekarang korban sudah dibawa ke Puskesmas Tiganderket,” ucap Danramil 05/PY Lettu Inf M Sembiring.
Sementara Kapolsek Payung AKP Julianto Tarigan ketika dikonfirmasi wartawan sekira jam 15:04 wib melalui selulernya terkait kasus tersebut mengatakan, nanti saya bel balik lagi masuk telepon Kapolres jawabnya. Sehingga berita ini dikirim belum ada pernyatan dari Kapolsek Payung.(FS-Ring)




