Nusantara

Pemkab Pasaman Perkuat Pendidikan Tahfidz, Tujuh Guru Resmi Ditempatkan di Seluruh Nagari Kecamatan Dua Koto

Camat Dua Koto, Hapnil Wadi (kedua dari kanan) sedang menyampaikan kata sambutan dalam acara penempatan 7 guru Tahfizh di Kecamatan Dua Koto. Sebelah kiri camat, Sekcam Ilhamsyah, sebelah kanan camat, Korwil SD, Rafiqah Hurairi dan pengawas SD, Ariswan.


‎Pasaman (Dua Koto), desernews.com
‎Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery, ST dalam membangun generasi Qurani terus diwujudkan melalui langkah nyata.

‎Salah satunya dengan penempatan guru tahfiz di sekolah-sekolah yang tersebar di Kecamatan Dua Koto sebagai bagian dari implementasi visi dan misi daerah dalam meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.

‎Kegiatan penempatan guru tahfiz tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Dua Koto, Hapnil Wadi, SH, didampingi Sekretaris Camat Ilhamsyah, Koordinator Wilayah (Korwil) SD Kecamatan Dua Koto Rafiqah Hurairi, S.Pd., M.Pd., serta Pengawas Sekolah Ariswan, S.Pd,Jumat,(17/7/2026)

‎Acara berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.

‎Dalam arahannya, Camat Hapnil Wadi menegaskan bahwa seluruh guru tahfiz diharapkan menjalankan amanah dengan penuh disiplin, dedikasi, serta menjunjung tinggi profesionalisme.

‎ Ia mengingatkan agar setiap kegiatan dilaksanakan tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab dan keteladanan bagi peserta didik.

Korwil SD Dua Koto, Rafiqah Hurairi, saat menyampaikan kata sambutan sekaligus memberikan arahan kepada guru Tahfidz.

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Bapak Bupati Pasaman dalam meningkatkan budaya membaca dan menghafal Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

‎Karena itu kami berharap seluruh guru tahfiz dapat segera melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujar Hapnil Wadi.
‎Ia juga menjelaskan bahwa penempatan guru di masing-masing sekolah akan ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) setelah pembagian wilayah tugas disepakati bersama.

‎Camat turut menyampaikan apresiasi kepada Korwil SD dan Pengawas Sekolah yang telah mempersiapkan seluruh mekanisme penugasan sehingga program dapat segera berjalan secara efektif.

‎Sementara itu, Korwil SD Kecamatan Dua Koto Rafiqah Hurairi, S.Pd., M.Pd., menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman tersebut.

‎Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam diharapkan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tahfiz.

‎Menurut Rafiqah, kepedulian Bapak Bupati Pasaman terhadap pembinaan karakter dan pendidikan Al-Qur’an merupakan investasi besar dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, beriman, dan berdaya saing.

Empat orang guru Tahfidz laki-laki yang akan ditugaskan di Kecamatan Dua Koto.

“Saya berharap seluruh sekolah memberikan dukungan maksimal. Program ini adalah kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Pasaman demi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

‎Ia kemudian melakukan konfirmasi kepada seluruh guru mengenai kesesuaian penempatan wilayah tugas. Ketujuh guru tahfiz yang hadir secara serentak menyatakan siap menerima penugasan yang telah ditetapkan.

‎Berdasarkan hasil kesepakatan, seluruh guru tahfiz diwajibkan mulai Senin, 20 Juli 2026, melapor kepada wali nagari dan kepala sekolah di wilayah tugas masing-masing.

‎Selanjutnya pada pekan berikutnya mereka mulai melaksanakan kegiatan pembelajaran tahfiz di sekolah sesuai jadwal yang telah disusun. Beban mengajar disesuaikan dengan kondisi geografis dan jumlah sekolah di masing-masing nagari, sehingga terdapat guru yang bertugas empat hari dan lima hari dalam satu pekan.

‎Sebanyak tujuh guru tahfiz, terdiri atas empat laki-laki dan tiga perempuan, akan melayani 34 sekolah, yakni 29 SD Negeri dan 5 SMP Negeri yang tersebar di tujuh nagari di Kecamatan Dua Koto. Setiap guru bertanggung jawab membina satu nagari dengan sejumlah sekolah di wilayah tersebut.

‎Adapun pembagian wilayah tugas adalah sebagai berikut:

‎Arif Hakim bertugas di Nagari Simpang Tonang, membina SMPN 1 Dua Koto, SDN 05 Tonang Raya, SDN 14 Tonang Raya, SDN 24 Tonang Raya, dan SDN 29 Simpang Kuayan.

‎Elsa Apriani bertugas di Nagari Simpang Tonang Utara, membina SDN 03 Kelabu, SDN 06 Kelabu, SDN 21 Kelabu, SDN 15 Tanjung Mas, dan SDN 17 Tanjung Mas.

‎Syahrul Ayup bertugas di Nagari Simpang Tonang Selatan, membina SDN 04 Setia, SDN 26 Mangkumang, SDN 01 Sungai Berameh, serta SMPN 5 Dua Koto.

‎Edo Saputra bertugas di Nagari Cubadak, membina SDN 02 Simpang Tiga Cubadak, SDN 12 Simpang Tiga Cubadak, SDN 23 Simpang Tiga Cubadak, SDN 28 Simpang Kelapa, dan SMPN 2 Dua Koto.

Tiga orang guru Tahfidz perempuan yang siap ditugaskan di Kecamatan Dua Koto.

Riska Hayati bertugas di Nagari Cubadak Timur, membina SDN 11 Pasar Cubadak, SDN 18 Pasar Cubadak, SDN 19 Pasar Cubadak, SDN 08 Sentosa, dan SDN 20 Sentosa.

‎Rebi Guswanto bertugas di Nagari Cubadak Tengah, membina SDN 16 Batang Tuhur, SDN 22 Batang Tuhur, SDN 07 Silang IV Silalang, dan SDN 25 Silang Empat Silalang.

‎Ani bertugas di Nagari Cubadak Barat, membina SDN 09 Lanai Sinuangon, SMPN 3 Dua Koto, dan SMPN 4 Dua Koto.

‎Program ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter religius.

‎Sinergi yang ditunjukkan Bupati Pasaman, Camat Dua Koto, Korwil SD, pengawas sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan Kabupaten Pasaman di masa depan.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close