Nasional

Sempat Berenang Sejauh 157 Km, Tiga Nelayan Pemalang, Jateng Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ketiga nelayan Pemalang, Jawa Tengah, berhasil diselamatkan Tim SAR setempat, selanjutnya dibawa ke pantai untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Pemalang, desernews.com
Tiga nelayan asal Pemalang, Jawa Tengah, diselamatkan setelah sekitar empat hari terombang-ambing di laut karena kapal mereka bocor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang Heru Suhartanto mengatakan, ketiga nelayan itu berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menggunakan alat bantu dapra dan papan setelah kapal mereka bocor.

“Mereka berenang dari perairan Tanjung Jati, Kabupaten Jepara, ke arah barat sampai dengan perairan Asemdoyong, Kabupaten Pemalang, akhirnya bisa diselamatkan nelayan lain dan langsung dibawa pulang pagi ini,” kata Suhartanto, Kamis (24/8).

“Ketiga nelayan selama di laut bisa bertahan karena memakan satu mi instan dan satu botol air minum layak konsumsi di tengah laut,” sambungnya.

Ketiga nelayan itu bernama Krisardi (21), Tanto Prasetyo (46), dan Mokhamad Fatkhuri (50).

Suhartanto mengatakan, ketiga nelayan tersebut berusaha berenang dari perairan Tanjung Jati sampai ke perairan Asemdoyong yang jaraknya sekitar 85 mil laut (sekitar 157 Km) sambil membawa senter dan dokumen berharga.

Kapal Motor (KM) Udang Sari 1 yang membawa ketiga nelayan tersebut, berangkat dari pelabuhan Juwana untuk mencari ikan pada Minggu (20/8).

Setelah sampai di perairan Tanjung Jati, kapal tersebut bermasalah. Pada pukul 17.35 WIB, Krisardi selaku kapten kapal mengabari agen pemilik, bahwa kapal mengalami kebocoran.

Tim SAR kemudian diberangkatkan dari Pantai Kartini menuju ke perairan Tanjung Jati untuk membantu mereka.

“Yang beraktivitas di laut untuk memakai alat keselamatan semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” katanya.

Tim SAR berupaya meng-evakuasi tiga nelayan Pemalang, Jawa Tengah, yang sempat terombang-ambing dilaut bebas dan berenang sejauh 157 kilometer, akhirnya dapat diselamatkan.

Tiga orang nelayan asal Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang yang dilaporkan hilang di perairan Tanjung Jati Kabupaten Jepara, akhirnya bisa pulang dengan selamat Kamis( 24/08/23).

“Tiga suvivor bisa selamat dengan berenang menggunakan alat bantu Dampra dan selembar papan rakit. Setelah empat hari terombang ambing di laut ke tiga nelayan hanya berbekal senter dan membawa dokumen berharga berhasil selamat,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto, kemarin.

Dia mengatakan, mereka berenang dari perairan Tanjung Jati Kabapaten Jepara ke arah Barat sampai dengan perairan Asemdoyong Kabupaten Pemalang.

Mereka akhirnya bisa diselamatkan nelayan dan langsung di bawa pulang pada hari Kamis.

Ketiga nelayan selama di laut bisa bertahan karena memakan satu mie instan dan satu botol air minum layak konsumsi di tengah laut.

Mereka bertahan hidup dari perairan Tanjung Jati sampai perairan Asemdoyong dengan jarak kurang lebih 85 Nautical Mile.

Pihaknya menghimbau mereka yang beraktivitas di laut untuk memakai alat keselamatan, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

“Tiga nelayan yang selamat tersebut atas nama Krisardi (21) Tanto Prasetyo (46) dan Mokhamad Fatkhuri (50). Ketiga nelayan tersebut merupakan warga Dusun Pangkah Desa Kendaldoyong RT 08/RW 01 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang,” tandasnya.
(dtc/H. Suhartoyo)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close