Daerah

Tiga Sepeda Motor Hilang dalam Dua Hari di Wilayah Lubuk Pakam, Warga Harap Keamanan Ditingkatkan

Yamaha RX King milik Arga Sembiring yang hilang.

Lubuk Pakam, desernews.com
Dalam kurun waktu dua hari, tiga kasus dugaan pencurian sepeda motor dilaporkan terjadi di wilayah hukum Polsek Lubuk Pakam, Polresta Deli Serdang. Sejumlah warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan langkah pencegahan guna mengantisipasi tindak kriminal.

Kasus terbaru menimpa Adlin, warga Brandan, Kabupaten Langkat. Sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam dengan nomor polisi BK 2140 PBI miliknya dilaporkan hilang dari rumah kos di Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Adlin mengatakan beberapa penghuni kos sempat mendengar suara sepeda motor keluar dari area kos. Namun, mereka mengira kendaraan tersebut dibawa oleh salah seorang penghuni sehingga tidak menaruh curiga.

“Saat itu kondisi stang motor dalam keadaan terkunci,” ujar Adlin.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang sedang menjalani magang di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang itu juga menyebut ciri-ciri kendaraannya, yakni dashboard depan pecah, penutup knalpot dalam kondisi sompel, serta stiker bertuliskan “Vario” di bodi kendaraan hanya menyisakan tulisan “VR”.

Ia mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Lubuk Pakam untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, pada Senin (27/7/2026) dini hari, sepeda motor Yamaha RX King milik Arga Sembiring dilaporkan hilang dari rumah keluarganya di Jalan WR Supratman Pasar IV, Lubuk Pakam.

Masih pada hari yang sama, sepeda motor Honda Beat milik Ana, warga Jalan Antara, Desa Bakaran Batu, dilaporkan hilang di sekitar sebuah minimarket di Jalan KH Ahmad Dahlan, Lubuk Pakam.

Selain kasus pencurian kendaraan bermotor, sejumlah pedagang buah di sepanjang Jalan Lubuk Pakam–Pantai Labu, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, mengaku pernah menjadi korban aksi kejahatan.

Didik, salah seorang warga setempat, mengatakan telepon genggam milik penjaga kios buah pernah dibawa kabur oleh pelaku yang disebut menggunakan senjata tajam. Ia berharap pengawasan keamanan di kawasan tersebut dapat ditingkatkan.

“Kami berharap patroli rutin lebih sering dilakukan agar masyarakat merasa lebih aman,” ujar Didik.(01/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close