Pasutri Tewas Tersengat Arus Listrik di Tebingtinggi

Tebingtinggi, desernews.com
Sepasang suami istri (Pasutri), Arifin (47) dan Juliani (43), warga Gang Tengku Hafizah, Lingkungan IV, Jalan KF.Tandean, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, tewas tersengat arus listrik, Selasa (10/10) pukul 10:30 WIB.
Tewasnya pasutri ini sempat membuat warga Jalan KF. Tandean, Gang Tengku Hafizah, Lingkungan IV, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi geger tentang adanya sepasang suami istri tewas tersengat arus listrik.
Pasalnya, kasus tersengatnya Pasutri itu terjadi di dapur belakang rumah korban. Dimana, sebelum kejadian korban Juliani ketika itu hendak menjemur pakaian.
Beberapa warga menyebutkan, sebelumnya beredar informasi seorang pria tewas tersengat arus listrik.

Ternyata, dilokasi kejadian, persisnya di rumah duka, terpantau korban berupa pasangan suami isteri, hingga membuat suasana menjadi haru dan pecah tangis keluarga serta kerabat korban, sejak melihat kedatangan jasad kedua korban dari RSUD Dr. H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.
Begitu kejadian, secepatnya pasutri ini di larikan warga setempat dan pihak keluarga ke RSUD Dr. H Kumpulan Pane. Setelah mendapat pertolongan medis, nyawa Pasutri ini tidak bisa diselamatkan.
Atas kejadian ini, masyarakat segera memberi informasi ke Polres Tebingtinggi tentang adanya kasus warga tersengat aliran listrik. Pihak Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi serta petugas PLN datang ke lokasi.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), selanjutnya meminta keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian.
Uwak Pasutri, Asmina Br Damanik (64) menerangkan, pagi itu dia terkejut mendengar suara anak korban berteriak sambil berlari minta tolong mendatangi dirinya.
Anak korban memberitahukan, kedua orang tuanya tersengat arus listrik, merasa tidak percaya saya bersama anak korban mendatangi rumah korban.
“Setiba di rumah korban, saya langsung masuk kedalam rumah untuk melihat korban. Setibanya di dapur, saya melihat kedua korban sudah dalam keadaan telentang,” tutur Asmina Boru Damanik.

Dikatakan Asmina, setelah melihat kedua korban tidak sadarkan diri, dia sempat mencoba memberikan pertolongan dengan cara memegang tubuh korban, tapi dia ikut kesetrum.
Tapi, dengan sigap dia melepaskan tubuh korban. Selanjutnya, dia meminta pertolongan kepada tetangga.
Setelah di pastikan tidak ada lagi arus listrik di sekitar lokasi, Pasutri ini langsung di larikan ke RSUD Dr. H Kumpulan Pane.
Dipastikan, Pasutri ini tewas akibat tersengat arus listrik. Tapi, hingga saat ini belum diketahui asal arus listrik itu.
Pasalnya, korban pagi itu hendak menjemur pakaian di belakang dalam rumahnya.
Pihak Polres Tebingtinggi sedang melakukan penyelidikan, namun belum bisa memberikan keterangan terkait adanya Pasutri tersengat arus listrik.
Atas kejadian ini, jasad pasutri ini disemayamkan di rumah duka. (Sty)




