Kepedulian Kepala MTsN 5 Pasaman Lestarikan Budaya Minangkabau, Sekolah Hadirkan Alat Musik Talempong dari Dana Pribadi

Pasaman (Dua Koto), desernews.com
Komitmen MTsN 5 Pasaman dalam melestarikan seni dan budaya Minangkabau kembali dibuktikan melalui langkah nyata Kepala MTsN 5 Pasaman, H. Adrinofia,S.Ag, M.MPd yang membeli satu set alat musik tradisional Talempong menggunakan dana pribadi.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus upaya meningkatkan kualitas pendidikan di bidang seni budaya bagi para peserta didik.
Alat musik tradisional tersebut dibeli langsung dari Bukittinggi pada Senin (27/7/2026) dan telah tiba di lingkungan MTsN 5 Pasaman yang berlokasi di Andilan, Kecamatan Dua Koto, pada Selasa (28/7/2026) pagi.
Peralatan yang didatangkan terdiri atas satu unit Talempong, tiga unit tambur, serta beberapa lembar kulit drum (drumhead) sebagai pengganti perlengkapan lama yang telah mengalami kerusakan.
Menurut H. Adrinofia, pengadaan alat musik tersebut bertujuan agar para siswa memiliki kesempatan mengenal, mempelajari, sekaligus memainkan Talempong sebagai salah satu alat musik tradisional kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.
Ia berharap keberadaan sarana tersebut mampu melahirkan generasi muda yang mencintai budaya daerah serta mampu melestarikannya di masa mendatang.
”Ke depan kami akan mendatangkan pelatih Talempong dari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, agar siswa memperoleh pembelajaran yang baik dan benar.
Setelah ada siswa yang menguasainya, mereka diharapkan dapat menjadi penerus yang membimbing adik-adik kelasnya,” ujar Adrinofia.
Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pembelian alat musik tersebut tidak berasal dari bantuan pemerintah, melainkan murni menggunakan dana pribadinya sebagai bentuk dedikasi terhadap kemajuan sekolah.
”Harga satu set Talempong sekitar Rp5,6 juta di luar pajak. Saya membelinya karena ada masukan dari para guru agar MTsN 5 Pasaman memiliki alat musik Talempong sebagai sarana pembelajaran dan pelestarian budaya,” ungkapnya.
Selain Talempong, pihak sekolah juga mengganti sejumlah kulit drum yang telah rusak akibat usia penyimpanan. Adrinofa menjelaskan bahwa kualitas perlengkapan menjadi perhatian utama karena akan memengaruhi kualitas suara saat digunakan dalam berbagai penampilan seni.

”Produk dalam negeri memang lebih murah, tetapi kualitas suaranya belum maksimal. Untuk kebutuhan penampilan, kami memilih kualitas yang lebih baik. Harga kulit drum ukuran besar sekitar Rp230 ribu per buah, sedangkan ukuran kecil sekitar Rp195 ribu per buah,” jelasnya.
Saat wartawan Desernews.com berkunjung ke MTsN 5 Pasaman, suasana penuh semangat tampak di ruang kegiatan seni. H. Adrinofia bersama sejumlah guru sedang memasang perangkat Talempong yang baru tiba, sementara beberapa guru dengan antusias mencoba memainkan alat musik tersebut sebagai langkah awal memperkenalkan instrumen tradisional kepada siswa.
Langkah yang dilakukan H. Adrinofia mendapat apresiasi karena menunjukkan kepemimpinan yang visioner dalam memadukan pendidikan dengan pelestarian budaya lokal.
Dukungan seluruh guru MTsN 5 Pasaman juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya Minangkabau kepada generasi muda.(H.Eddi Gultom)




