Sekda Pasaman Dorong Gerakan Indonesia Asri, Camat Panti dan Kapolsek Perkuat Gotong Royong Lintas Sektor

Pasaman (Panti), desernews.com
Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui gerakan gotong royong lintas sektor.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Gerakan tersebut mendapat perhatian serius dari Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, S.IP., M.Si., melalui Surat Nomor 600.1.17.3/15/DPRKPPLH/2026 tanggal 2 September 2026 tentang Undangan Gotong Royong Bersama dalam rangka Program Indonesia Asri.
Kebijakan tersebut kemudian ditindaklanjuti secara cepat oleh Camat Panti, Refrizal, SH, melalui surat Nomor 140/256/Pem-2026 tertanggal 2 September 2026.
Surat itu ditujukan kepada Korwil Pendidikan Kecamatan Panti, kepala sekolah SD/SDIT/MI, SMP/SMPIT/MTsN, SMA/SMK, serta para wali nagari se-Kecamatan Panti.

Langkah tersebut memperlihatkan bagaimana koordinasi pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, pelaksanaan gotong royong bersama dijadwalkan pada Kamis, 3 September 2026, mulai pukul 07.30 WIB, dengan melibatkan unsur pemerintahan nagari, dunia pendidikan, aparatur kecamatan, serta berbagai elemen lintas sektor.
Untuk wilayah nagari se-Kecamatan Panti, lokasi gotong royong ditentukan oleh masing-masing wali nagari. Khusus Nagari Panti, kegiatan dipusatkan di kawasan Bundaran Panti dan Terminal Lama.
Sementara itu, sekolah SD/SDIT/MI dan SMPN se-Kecamatan Panti diarahkan melakukan gotong royong pada radius sekitar 100 meter ke kiri dan kanan di depan lingkungan sekolah masing-masing.
Adapun MTsN 3 Panti di bawah kepemimpinan Soni Yata SPd,MPd, SMA, SMK, serta Kantor Camat Pantai melaksanakan kegiatan mulai dari depan Polsek Panti hingga sepanjang Jalan Taman Wisata Alam Rimbo Panti.
Program ini tidak sekadar dimaknai sebagai kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya kepedulian dan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih, menurut semangat program tersebut, merupakan fondasi penting bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Camat Panti, Refrizal, SH patut diapresiasi atas respons cepat dan koordinatif dalam meneruskan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasaman tersebut. Melalui pelibatan berbagai unsur, Refrizal menunjukkan pola kepemimpinan yang mengedepankan kolaborasi serta membangun kesadaran bahwa persoalan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Sinergi tersebut semakin kuat dengan keterlibatan Kapolsek Panti, Iptu Arifin, SH, sebagai bagian dari unsur lintas sektor di Kecamatan Panti. Kehadiran jajaran kepolisian dalam agenda kemasyarakatan seperti gotong royong mencerminkan pendekatan Polri yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif membangun kemitraan dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, kepolisian, pemerintahan nagari, lembaga pendidikan, dan masyarakat tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam membangun Kecamatan Panti yang semakin tertata dan berwawasan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, seluruh unsur yang terlibat juga diminta mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto dan video untuk disampaikan melalui grup lintas sektor, selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman sebagai bahan dokumentasi dan laporan pelaksanaan program.
Gerakan gotong royong ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kepemimpinan yang mampu mengubah kebijakan menjadi aksi konkret. Sekda Pasaman Yudesri dinilai telah memberikan arah kebijakan yang mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan, sementara Camat Panti Refrizal bersama Kapolsek Panti Iptu Arifin memperlihatkan sinergi positif dalam menggerakkan unsur pemerintahan dan masyarakat di tingkat kecamatan.
Jika semangat tersebut terus dipelihara secara konsisten, gotong royong tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi budaya masyarakat yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat kebersamaan itu, Kecamatan Panti diharapkan mampu menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan, ketertiban sosial, dan kepedulian masyarakat dapat dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.(H.Eddi Gultom)




