Aceh Darussalam

PMDG Kampus 8 Gelar Fathu Kutubi Turats, Latih Santri Kelas 5 KMI Mengkaji Kitab Kuning

Ist.

Aceh Besar, desernews.com
Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Darul Amien, Seulimuem, Aceh Besar, menggelar Fathu Kutubi Turats, kegiatan pembukaan dan kajian kitab-kitab turats (kitab kuning) bagi santri kelas 5 Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI).

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 26 September–1 Oktober 2026, tersebut diikuti sembilan santri kelas 5 KMI. Dalam sistem pendidikan KMI, kelas 5 setara dengan kelas II SMA.

Selama kegiatan, para santri mendapatkan pendampingan dan bimbingan dari para guru dalam membaca, memahami, serta mengkaji kandungan kitab-kitab turats.

Ketua panitia, Al-Ustaz Abiyyu Tsaqib Noeradjie Hadisutjipto, menjelaskan, para santri kelas 5 terlebih dahulu dibentuk menjadi satu kelompok besar. Selanjutnya, mereka dibagi menjadi tiga kelompok kecil yang masing-masing terdiri atas tiga santri.

Ada empat bidang utama yang dikaji dalam kegiatan tersebut, yakni hadis, tafsir, fikih, dan tauhid. Setiap kelompok memperoleh judul kajian yang telah ditentukan oleh guru pembimbing untuk kemudian diteliti dan dipresentasikan secara bergilir.

Melalui kegiatan ini, santri didorong untuk berusaha secara mandiri membuka, membaca, dan memahami kitab-kitab turats yang menjadi sumber kajian. Guru pembimbing berperan memberikan arahan dan koreksi sehingga santri tidak hanya mampu membaca teks Arab dalam kitab kuning, tetapi juga memahami metode pengkajian serta kandungan materinya.

Pelaksanaan Fathu Kutubi Turats dibagi dalam dua sesi utama, yakni sesi kajian atau penelitian dan sesi pembahasan atau diskusi.
Pada sesi pertama, setiap kelompok melakukan kajian terhadap materi yang telah ditentukan dengan merujuk pada kitab-kitab turats. Santri dituntut menelusuri materi, memahami teks, serta menyusun hasil kajian untuk dipresentasikan.

Selanjutnya, setiap kelompok mempresentasikan hasil kajiannya sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Presentasi dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi. Kelompok lain diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan, memberikan tanggapan, serta mendiskusikan materi yang dipaparkan.

Setelah diskusi, guru pembimbing memberikan koreksi, penjelasan, dan pelurusan terhadap hasil kajian yang dipresentasikan. Tahap ini menjadi bagian penting untuk memastikan pemahaman santri terhadap materi tetap sesuai dengan kandungan dan kaidah yang terdapat dalam kitab.

Panitia lainnya, Al-Ustaz Afton Alfan Bawaqy, Lc., mengatakan, Fathu Kutubi Turats bertujuan melatih dan membiasakan santri membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab turats secara mandiri dan kritis.

Menurutnya, kemampuan membaca kitab turats tidak cukup hanya dengan mengenali teks, tetapi juga membutuhkan ketelitian dalam memahami struktur bahasa, konteks pembahasan, serta kandungan hukum dan keilmuan yang terdapat di dalamnya.

Pada acara penutupan, para santri kelas 5 menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti kegiatan. Panitia juga mengumumkan peserta terbaik, yakni Afifi Abdurrazaq, santri kelas 5 KMI.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara santri, guru pembimbing, dan panitia.

Pimpinan PMDG Kampus 8 Darul Amien, Al-Ustaz Fauzul Halim, M.Pd, turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close