Daerah

Pj. Walikota Tebingtinggi Serahkan Klaim BPJS TK Kepada Ahli Waris di Masjid Agung

Pj. Walikota Tebingtinggi Drs. Syarmadani, M.Si didampingi Kadis LH DR. Muhamnad Hasbie, menyerahkan Klaim Meninggal BPJS Ketenagakerjaan, kepada ahli waris Alm. Idris dan Alm. Arifin, di Masjid Agung, Selasa Malam (21/11).

Tebingtinggi, desernews.com
Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebingtinggi Drs. Syarmadani, M.Si. mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kantor Cabang (Kancab) BPJS Ketenegakerjaan Kota Tebing Tinggi, atas pembayaran santunan yang telah diberikan kepada ahli waris tenaga kerja yang merupakan pengurus masjid, bertempat di Masjid Agung Kota Tebing Tinggi, Selasa Malam (21/11).

Pengurus BKM saat menyimak sambutan Pj. Walikota Tebingtinggi Drs. Syarmadani, M.Si.

Menurut Pj. Wali Kota, hal ini merupakan bentuk kepedulian dan cepat tanggapnya BPJS Ketenagakerjaan, terhadap hal yang terjadi dengan tenaga kerja, khususnya di Kota Tebing Tinggi.

“Kami sangat senang, bisa berkolaborasi, apalagi ini untuk kesejahteraan rakyat. Hanya saja kondisi kita sedang tidak memungkinkan untuk mengalokasikan langsung dari APBD,” kata Pj. Wali Kota, disampaikan dalam acara Arisan Bulanan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kota Tebingtinggi.

Dikatakan Pj. Walikota, mungkin nilai santunannya tidak seberapa, tapi bisalah untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan almarhum.

Penerima klaim BPJS Ketenagakerjaan adalah ahli waris Almarhum Idris BKM Masjid Al Abidin dan Alm. Arifin BKM Masjid Tgk. Hafizah, keduanya merupakan pengurus masjid, dengan nilai santunan masing-masing sebesar Rp. 42.000.000,-.

Pengurus BKM yang hadir dalam acara Arisan Bulanan di Masjid Agung, Selasa Malam (21/11).

Pada bagian lain sambutannya, Pj. Walikota mengharapkan agar Pengurus BKM bisa merawat kerukunan sesama, selain itu dapat mencegah munculnya konflik sosial dan hal ini merupakan upaya yang harus selalu disosialisasikan.

“Ditahun politik ini, beda pilihan merupakan hal biasa, tapi persatuan harus tetap kita jaga,” pesan Pj. Walikota, sembari mengingatkan untuk tetap menjaga kewaspadaan dimulai dari yang paling kecil.

Sebelumnya, Arif Arfan selaku Kepala Kancab BPJS Ketenagakerjaan Tebing Tinggi mengatakan, bahwa klaim BPJS yang diserahkan adalah Jaminan Meninggal, diserahkan kepada ahli waris Alm. Idris dan Alm. Arifin, semasa hayatnya kedua almarhum merupakan pengurus masjid.

Ketua DMI Kota Tebingtinggi Ustad H. Agusul Khoir saat menyampaikan kata sambutan.

Sementara itu, diawal acara, Ketua DMI Kota Tebingtinggi Ustad H. Agusul Khoir, SAg, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Pj. Walikota Tebingtinggi Drs. Syarmadani, M.Si, didampingi Kadis Lingkungan Hidup yang juga Sekretaris MUI Kota Tebingtinggi DR. H. Muhammad Hasbie Asshidduqie, S.PdI, M.Si.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan pada Pak Wali, bahwa Arisan BKM ini dilaksanakan sebulan sekali, dengan jumlah pengurus BKM se-Kota Tebingtinggi berkisar 82 masjid, namun yang hadir malam hari ini belum semuanya,” papar Ustad Agusul Khoir.

Pada bagian lain sambutannya, Ustad H. Agusul Khoir mengajak para Pengurus BKM, untuk bersama-sama mengingatkan generasi muda, dimalam tahun baru nanti, untuk tidak berbuat kegiatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma agama Islam.

“Pemko juga tidak mengadakan pesta kembang api, selain banyak menghabiskan biaya, juga terkesan mubazir,” kata Ustad Agus.

Pj. Walikota Tebingtinggi Drs. Syarmadani,M.Si, saat memberikan kata sambutan dalam acara Arisan Bulanan BKM se-Kota Tebingtinggi, Selasa Malam (21/11), di Masjid Agung.

Menghadapi Pesta Demokrasi Pilpres dan Pileg Tahun 2024, Ustad Agusul Khoir selaku Ketua DMI Kota Tebingtinggi, mengajak Pengurus BKM, untuk bersama-sama mensukseskannya.

“Pilihlah sesuai hati nurani. Soal siapa yang layak untuk dipilih, berdiskusilah dengan akhlakul karimah, tentang bagaimana kualitas para calon. Jangan kita saling memburukkan, menyalahkan dan mendiskreditkan masing-masing calon,” pesan Ustad Agusul Khoir.

“Berdiskusilah dengan baik, saya kira, orang-orang masjid adalah orang yang pintar. Demikian juga dalam bermedsos, peliharalah etika, sehingga tidak menimbulkan ketersinggungan antar sesama kita,” demikian Ustad Agusul Khoir diakhir sambutannya.
Penulis: H. Suhartoyo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close