Daerah

Kereta Api Jurusan Kisaran-Medan Tabrak Mobil Penumpang di Tebingtinggi, 1 Orang Tewas

Kondisi Mobil Penumpang Minibus rusak berat di tabrak Kereta Api Jurusan Kisatan-Medan, Rabu (16/8). (Foto : Sty)

Tebingtinggi, desernews.com
1 orang tewas dan 3 lainnya luka parah, menyusul terjadinya laka lantas Kereta Api Sribilah Utama U51 Lokomotif No. CC 2019206 Tabrak Mobil Penumpang Minibus Toyota Calya BK 1983 WU di perlintasan kereta tanpa palang di Jalan Lama Perlintasan Sebidang dekat Gereja HKBP Maranata Kel. Sripadang Kec. Rambutan Kota Tebingtinggi, Rabu siang (16/8).

Menurut Kasatlantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria Simanjuntak, SH melalui Pasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto kepada wartawan, Rabu (16/8), kronologis kejadian yaitu pada saat itu melintas Kereta Api dari Kisaran menuju Medan.

Dijelaskan AKP Agus Arianto, pada saat bersamaan, dilokasi kejadian sebuah mobil penumpang minibus Toyota Calya BK 1983 WU dengan membawa 4 Penumpang termasuk supir Jhon Devries Hendri Ginting hendak melintas.

Menurut keterangan saksi dan olah TKP, kata AKP Agus Arianto, Mobil Minibus Calya BK 1983 WU datang dari arah Jalan Jend. Sudirman menuju arah Jalan Lama (HKBP Maranatha) dan setibanya di TKP, Pengemudi Mobil minibus kurang hati-hati dan kurang konsentrasi tidak memperhatikan datangnya Kereta Api Penumpang Sribilah Utama, sehingga terjadi kecelakaan lalulintas.

Kasatlantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria Simanjuntak, SH, ketika memberikan keterangan pada Wartawan seputar kejadian laka lantas di TKP, Rabu (16/8). (Foto : Sty)

Bagian depan kereta api Penumpang Sribilah Utama bersentuhan langsung dan menghantam bagian samping sebelah kanan mobil penumpang hingga ringsek.

Lokasi kejadian memang merupakan perlintasan kereta api tidak memiliki palang pintu, karena jalan tersebut merupakan jalan perkampungan.

“Penumpang minibus 4 orang termasuk supir, mobil mengalami rusak parah,” ucap AKP Agus Arianto.

Menurut keterangan warga sekitar, salah seorang korban luka adalah Pdt. Bonar Lumbantobing, M. Th. Ikut bersama Pdt. Bonar Lumbantobing dalam mobil tersebut adalah dua orang mahasiswa lulusan STT HKBP Pematangsiantar dan seorang supir.

Akibat kecelakaan tersebut, Pengemudi Minibus Toyota Calya BK 1983 WU Jhon Devries Hendri Ginting (49) beralamat Jln. Renville No. 155 Kel. Merdeka Kec. Siantar Timur Kota Pematangsiantar meninggal dunia, sedang 3 orang korban luka-luka adalah Mikael Johannes Hapisan Sinamo (20) alamat Jln. Mekar Ujung No.1 Desa Batang Beruh Kec. Sidikalang Kab. Dairi.

Selanjutnya Andreas Pryono Hutabarat (22) alamat Jln. Viyata Yudha Komp. PU Kel. Bah Kapul Kec. Standar Sitalasari Kota Pematangsiantar dan Pdt. Bonar Lumbantobing (73) alamat Jln. H. Ulama Sinaga Desa Rambung Merah Kec. Standar Kab. Simalungun.

Warga setempat segera menolong para korban kecelakaan Kereta Api Tabrak Mobil Penumpang di Jalan Gereja Kota Tebingtinggi, Rabu (16/8). (Foto : Sty).

Korban meninggal dunia dibawa ke RS Sri Pamela Tebingtinggi, sedang korba luka parah dilarikan ke Rumah Sakit Chevani Jln. H. M. Yamin Kampung Keling Kota Tebingtinggi.(H. Suhartoyo)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close