Daerah

Pengcab Tako Indonesia Tebingtinggi Kosong, Tapi Dojo Maxwell Sion Batubara Berhasil Meraih Best Of The Best Kejuaraan Piala Kapolres Pematangsiantar

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur P. M. Sitinjak, SH, SIK, MH, saat membuka kejuaraan Karate Piala Kapolres Pematangsiantar.

Pematangsiantar, desernews.com
Walau saat ini kepengurusan Pengcab Tako Kota Tebingtinggi masih demisioner karena belum terlaksana Muscab, disebabkan tak ada penunjukkan Caretaker dari Pengprov Tako Sumut, walau sudah dibuat surat permohonannya, namun atlet Karate-do yang ada di Kota Lemang, masih bisa menunjukkan tajinya di event kejuaraan karate antar daerah.

Hal ini ditunjukkan oleh seorang atlet Perguruan Karate-do Tako Indonesia Kota Tebingtinggi, Dojo Maxwell Sion Batubara, berlaga pada Kelompok Umur Kadet Putera, berhasil meraih “Best Of The Best”, pada Kejuaraan Karate-do Tako memperebutkan Piala Kapolres Pematangsiantar.

Kejuaraan Karate perebutan Piala Kapolres Pematangsiantar, dilaksanakan tanggal 26 sampai 28 September 2025, di GOR Suzuya Mall, Kota Pematangsiantar.

Atlet Karate-do Tako Kota Tebingtinggi, saat bertanding di Kejuaraan perebutan Piala Karate Kapolres Pematangsiantar.

Sebanyak 32 orang atlet Tako Indonesia Kota Tebingtinggi diturunkan pada kejuaraan ini, mengikuti kategori kelas Kata dan Kumite, kelompok usia dini, prapemula, pemula, kadet, junior serta senior.

Kejuaraan memperebutkan Piala Kapolres Kota Pematangsiantar, diikuti 53 Kontingen dengan jumlah peserta 880 orang, dari berbagai daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Kejuaraan tersebut, memperebutkan medali dan hadiah juara umum berupa uang pembinaan. Juara umum I sebesar Rp. 10.000.000, Juara umum II Rp. 6.000.000 dan juara umum IV Rp.
4.000.000.

Atlet Karate-do Tako Indonesia Tebingtinggi, saat mengikuti Kejuaraan Karate Piala Kapolres Pematangsiantar di GOR Suzuya Supermall 26-28 September 2025.

Acara pembukaan kejuaraan, diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Forki. Laporan Ketua Panitia disampaikan Iptu Friska Susana, SH (Kasat Lantas Polres Pematangsiantar) dan ditutup dengan doa.

Saat membuka Kejuaraan Karate-do, Kapolres Pematangsiantar AKBP. Sah Udur T. M. Sitinjak, SH, SIK, MH, menyampaikan kepada Seluruh peserta dan panitia agar menjunjung tinggi sportivitas dalam mengikuti pertandingan ini. “Junjung tinggi sportifitas dan selamat bertanding,” ucap Kapolres.

Maxwel Sion Batubara peraih medali emas kelas Kadet Putra berfoto bersama Syahrizal (sebelah kiri) dan Kana Sejati Butarbutar, pelatih dojo Jalan Emas (kanan).

Dari 32 atlet Karate-Do Tako Indonesia Tebingtinggi yang di turunkan pada kejuaraan ini, berhasil meraih 15 medali, terdiri 4 emas, 2 perak dan 9 perunggu.

Diantara peraih 15 medali, seorang atlet dari Perguruan Karate-Do Tako Indonesia kota Tebingtinggi, memperoleh “Best off The best”, yaitu kelompok umur Kadet putra, bernama Maxwell Sion Batubara (dojo Jalan emas).

Kevan Servino Sihombing, peraih medali perunggu kelas + 70, Kadet Putra (kanan), foto bersama Muhammad Ferdiansyah Lubis, pelatih Tako Indonesia Tebingtinggi (tengah) dan Siti Khadijah Saragih peraih medali perunggu 61 Kadet Putri (kiri).

Dimas Febriansyah (13) Siswa SMPN 1 Tebingtinggi, kelas pemula, dari perguruan Karate-Do Tako Indonesia Tebingtinggi (dojo TC sosial) berhasil meraih medali perunggu. Kevan Servino Sihombing kelas + 70 Kadet Putra dan Siti Khadijah Saragih kelas 61 Kadet Putri, berhasil meraih medali perunggu.

Manager Tim Tako Indonesia Kota Tebingtinggi Syahrizal, yang juga pelatih, kepada Wartawan Desernews.com mengatakan, dari 32 Atlet yang diturunkan, seluruhnya tidak mendapat bantuan dana dari Pemko Tebingtinggi untuk mengikuti kejuaraan tersebut. “Semua murni menggunakan dana pribadi atau dari orang tua Atlet, ditambah sumbangan pelatih,” ungkap Syahrizal.

Seluruh peserta dan panitia, ketika mengikuti upacara pembukaan Kejuaraan Perebutan Piala Kapolres Pematangsiantar.

Syahrizal mengharapkan, Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk lebih memperhatikan anak-anak yang berbakat dan berprestasi, dalam hal ini melalui Disporapar, KONI, FORKI, untuk melakukan pembinaan dan memberikan bantuan dana serta fasilitas saat mengikuti kejuaraan dimasa akan datang,” ucap Syahrizal.

Lebih lanjut dijelaskan Syahrizal, bahwa seluruh biaya ditanggung oleh atlet, disebabkan karena saat ini Pengurus Cabang Tako Indonesia Kota Tebingtinggi, masih kosong, sehingga tidak bisa mengajukan proposal biaya ke Pemko.

Syahrizal, pelatih/Tim Menejer Tako Indonesia Tebingtinggi bersama Dimas Febriansyah, peraih medali perunggu kelas pemula putra.

“Kami tidak dapat berbuat banyak, untuk mendukung para atlet dalam mengikuti Kejuaraan tersebut dan mengharapkan kepada Pengurus Provinsi Tako Indonesia Sumut, dapat segera membantu terlaksananya pembentukan Karateker, demi terlaksananya Musda Pengcab Tako Indonesia Tebingtinggi,” ungkap Syahrizal.

Dalam kejuaraan tersebut, perwakilan dari Polres Nias keluar sebagai Juara Umum Kejuaraan Karate memperebutkan Piala Kapolres Pematangsiantar, acara ditutup dengan penyerahan medali dan hadiah kepada pemenang.(sty/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close