Daerah

Pemkab Karo Buka Pelatihan Pengendalian Lalat Buah dan Sosialisasi Peningkatan Produksi Jeruk di Desa Pola Tebu

Bupati Karo bersama warga saat membuka pelatihan pengendalian lalat buah dan sosialisasi peningkatan produksi jeruk didesa Pola Tebu [Foto/Ist]
Tanah Karo, desernews.com
Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian mengadakan pelatihan pengendalian lalat buah pada tanaman jeruk serta sosialisasi peningkatan produksi pertanian di Losd Desa Polatebu, Kecamatan Kutabuluh Kabupaten Karo

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karo Brigjen Pol [Purn] Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P. Turut hadir unsur Forkopimcam, Plt. Kepala Dinas Pertanian Mikael Purba , para camat dari wilayah sekitar, kepala desa, POPT, perwakilan Universitas Quality Medan, serta masyarakat Desa Polatebu dan Desa Kuta Pengkih.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Karo yang harus dikembalikan kejayaannya. Beliau berharap produksi jeruk mampu meningkat dari rata-rata 150 kolo gram per batang menjadi 200 sampai 300 kilogram per batang, sehingga dapat mendukung program hilirisasi jeruk Karo dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendorong dukungan dari Kementerian Pertanian agar Kabupaten Karo mendapat perhatian khusus dalam pengembangan komoditas jeruk.

Sebagai narasumber utama, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P memaparkan teknik pencegahan lalat buah, penanganan penyakit batang, serta strategi menekan biaya produksi. Beliau menekankan pentingnya konsep 5 tepat pemupukan, yaitu tepat sasaran, tepat pupuk, tepat waktu, tepat takaran, dan tepat cara, sebagai langkah efektif meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya perawatan tanaman.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap petani semakin memahami metode pengendalian hama yang benar serta mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien. Dengan demikian, kualitas dan produktivitas jeruk Karo dapat terus meningkat dan kembali menjadi komoditas unggulan yang membanggakan daerah.[FS-Ring]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close