Nasabah BRI Dua Koto Sempat Cemas Akibat Transaksi ATM Bermasalah, Dana Rp2 Juta Akhirnya Kembali Lagi Masuk ke Rekening

Pasaman, desernews.com
Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumbar sempat mengalami kecemasan setelah transaksi penarikan uang melalui mesin ATM pada hari libur mengalami kendala.
Namun berkat pelayanan dan tindak lanjut petugas BRI, dana yang sempat terdebet akhirnya kembali masuk ke rekening nasabah.
Kejadian tersebut dialami oleh Murni, warga Silang Empat, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto. Saat itu ia berniat mengambil uang tabungannya melalui ATM BRI untuk keperluan belanja.
Namun ketika melakukan transaksi, mesin ATM tidak mengeluarkan uang sebagaimana mestinya.
Yang membuat Murni semakin khawatir, meskipun uang tidak berhasil keluar dari mesin ATM, pada aplikasi BRImo tercatat bahwa transaksi penarikan sebesar Rp2 juta telah berhasil dilakukan.
”Saat itu saya merasa cemas karena saldo tabungan saya sebelumnya sekitar Rp5 juta lebih. Uang tidak keluar dari ATM, tetapi di BRImo tercatat sudah berhasil ditarik,” ungkap Murni.
Karena membutuhkan uang untuk keperluan sehari-hari, Murni kemudian melakukan penarikan melalui layanan rekening banking di Toko Restu Ibu. Pada transaksi tersebut, ia berhasil menarik uang sebesar Rp2 juta.
Namun setelah dilakukan pengecekan, laporan pada aplikasi BRImo menunjukkan total dana yang telah ditarik mencapai Rp 4 juta, sehingga saldo yang tersisa di rekening hanya sekitar Rp1 juta lebih.
Merasa ada kejanggalan, pada Selasa (2/6/2026) Murni mendatangi Kantor BRI Unit Dua Koto dengan membawa buku tabungan dan KTP untuk melaporkan permasalahan yang dialaminya.
Petugas BRI kemudian melakukan pengecekan melalui data transaksi dan print rekening. Hasilnya menunjukkan bahwa memang benar terdapat transaksi penarikan sebesar Rp4 juta, sementara uang yang benar-benar diterima Murni hanya Rp 2 juta.
Saat itu petugas BRI memberikan penjelasan bahwa dana yang terdebet namun tidak berhasil keluar dari mesin ATM akan dikembalikan melalui proses verifikasi dan penyelesaian transaksi.
”Jangan khawatir, Bu. Dana yang terpotong namun tidak berhasil ditarik akan dikembalikan oleh BRI setelah melalui proses pemeriksaan,” ujar petugas kepada Murni sembari membantu proses pengajuan pengembalian dana.
Penjelasan tersebut akhirnya terbukti. Pada Kamis (4/6/2026) pagi, dana sebesar Rp2 juta yang sebelumnya terdebet otomatis telah kembali masuk ke rekening Murni. Dengan demikian saldo tabungannya kembali normal sesuai jumlah yang seharusnya.
Murni mengaku senang dan lega setelah dana yang sempat hilang kembali masuk ke rekeningnya. Ia juga mengapresiasi pelayanan petugas BRI yang memberikan penjelasan dan pendampingan selama proses penyelesaian masalah tersebut.
Meski demikian, Murni berharap ketersediaan uang di mesin ATM, terutama pada hari-hari libur, dapat lebih diperhatikan sehingga nasabah tidak mengalami kesulitan saat membutuhkan uang tunai untuk berbagai keperluan mendesak.
Peristiwa ini sekaligus menjadi bukti bahwa sistem penyelesaian pengaduan di BRI berjalan dengan baik, sehingga dana nasabah yang mengalami kendala transaksi tetap dapat diproses dan dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku.(H.Eddi Gultom)




