Daerah

Miris! Akses Jalan Ditutup, Siswa SD di Padangsidimpuan Setiap Hari Panjat Tembok

Siswa SD memanjat tembok yang menutup akses rumah mereka.

Padangsidimpuan, desernewa.com
Miris dialami para siswa SD di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut). Akses jalan mereka satu-satunya dibangun rumah.

Saat ini, bangunan masih belum jadi, namun sudah ditembok. Sehingga, setiap mau berangkat dan pulang sekolah, mereka harus memanjat tembok bangunan rumah tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak anak-anak sekolah memanjat tembok di Kampung Bukit, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. Aksi panjat tembok ini mulai dilakukan sejak pukul 07.30 WIB.

Sebagian anak-anak terpaksa harus dibantu orangtuanya. Sebab, tembok tersebut tinggi. Hal ini pun sangat berbahaya, karena jika siswa terjatuh, bisa menyebabkan tulang patah.

Riski, salah seorang siswa SD yang terlihat memanjat tembok mengatakan, dia terpaksa memanjat tembok karena akses jalan ke rumahnya ditutup oleh bangunan tembok.

”Harus manjat om, karena ada tembok,” tuturnya didampingi Mitra, kepada wartawan, Senin (11/7/2022).

Dilanjutkan dia, aksi memanjat tembok itu mereka lakukan setiap hari, karena pemilik bangunan tidak memberikan akses jalan. Sehingga, para siswa terpaksa memanjat tembok yang belum selesai dibangun itu.

Pernyataan yang sama juga datang dari Atar. Dia mengaku kesulitan ketika memanjat tembok yang menutup akses jalan. Karena tembok itu lebih tinggi dari tubuhnya.

“Susah manjatnya, karena temboknya tinggi,” tuturnya.

Dia berharap, Pemerintah Kota Padangsidimpuan membantu mereka, agar pemilik lahan mau membuka akses masuk menuju rumahnya. Sebab, saat ini anak-anak di lingkungan itu kesulitan untuk sekolah.(sin/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close