Daerah

Merasa Tertipu, Sejumlah Wanita Datangi Kantor Desa Jaharun B Kecamatan Galang

Dari kanan:Srimawarti br Lubis,Cathrine br Munthe,Diana br Panjaitan,Elfri br Pasaribu,mereka mewakili para korban yang dilakukan Windy

Galang, deserdews.com
Sejumlah wanita mendatangi Kantor Kepala Desa Jaharun B Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (29/07/2021).

Mereka mengaku telah menjadi korban penipuan yang dilakukan WKU alias Wd (26) warga Dusun II Desa Jaharun B Kecamatan Galang.

Mengetahui hal tersebut, Jarno sebagai Kepala Desa Jaharun B Kecamatan Galang menanggapi serius apa yang sebenarnya terjadi hingga melibatkan salah seorang warganya itu. Kades Jarno pun langsung memanggil Kepala Dusun 2, Agus Suwanda.

Dihadapan para korban,Kepala Desa yang didampingi Kadus 2 dan beberapa perangkat desa mempertanyakan bagaimana kronologis kejadiannya. “Apa yang sebenarnya terjadi ini “tanya Jarno.

Salah seorang korban, Srimawarti Lubis (47) warga Dusun 5 Desa Pagar Merbau 3 Kecamatan Lubuk Pakam mengatakan, kalau anaknya dijanjikan pekerjaan oleh Wd,dengan syarat memberikan sejumlah uang terlebih dahulu.

Hal yang sama juga dialami Cathrine br Munthe (23), Diana br Panjaitan (20), Elfri br Pasaribu. Ketiganya merupakan penduduk Amplas – Medan.

Pantauan Wartawan,para korban sudah sangat mengenal Wd karena mereka pernah bekerja di salah satu pabrik roti di sekitaran Medan Amplas.

Hal itu yang membuat para korban tidak curiga sedikitpun kepada Wd alias WKU. Bahkan Srimawarti mengatakan kalau Windy sering makan tidur dirumahnya karena kedekatannya dengan anaknya Oktia (23). “Udah kuanggap anakku sendiri lho pak makanya aku gak curiga sikitpun,”ucap Srimawarti kecewa.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Desa Jaharun B menyarankan agar para korban membuat laporan ke Polsek sesuai tempat kejadian perkara (TKP), Si Wd pun udah lari dari rumah entah kemana,jadi buat aja laporan ke Polisi “ucap Pak Kades Jarno.

” Nanti kalau dia (Wd) ada nampak di desa ini saya akan menghubungi kalian ” Sambung Kades seraya meminta nomor handphone masing masing korban.

Sehari sebelumnya sekitar 40 orang mendatangi rumah orang tua Wd di Dusun II Desa Jaharun B Kecamatan Galang untuk menanyakan keberadaan anaknya Wd.

Mereka meminta pertanggungjawaban karena telah dimintai uang dengan janji diberikan pekerjaan, tetapi orang tua Windy seperti tidak mau tau urusan ini. Udah lepas tangan Orang Tuanya bang ” Ucap salah seorang korban kepada wartawan.

Informasi yang kami terima kalau jumlah uang yang diminta Windy berbeda ke setiap orang,dari Rp 800.000 sampai Rp 3.000.000.Di perkirakan semua kerugian hampir 50.000.000 Rupiah.

Hingga kini keberadaan Windy tidak ada yang tau entah kemana. Sedangkan ibunya saat didatangi paran korban mengaku pasrah. (HTS/DN)

WKU alias Wd

 

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close