Nusantara

Masyarakat Dua Koto Apresiasi Komitmen Welly Suhery–H. Parulian Dalimunthe Perkuat Infrastruktur

Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Welly Suhery dan H.Parulian Dalimunthe.


‎Pasaman (Dua Koto), desernews.com
‎Masyarakat Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman,Sumatera Barat  menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Bupati Pasaman Welly Suhery, ST dan Wakil Bupati H. Parulian Dalimunthe dalam memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

‎Apresiasi tersebut muncul seiring dengan adanya sejumlah kebijakan dan rencana pembangunan infrastruktur yang dinilai strategis bagi peningkatan konektivitas antarwilayah, khususnya pembangunan jalan yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat Kecamatan Dua Koto.

‎Salah satu kabar yang mendapat respons positif masyarakat adalah rencana pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Nagari Simpang Tonang Selatan menuju Simpang Dingin di Nagari Simpang Tonang Utara.

‎Informasi mengenai rencana tersebut sebelumnya mencuat melalui pemberitaan media DeserNews.com, setelah disampaikan anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Hamdan, dari Fraksi Partai Golkar, ketika menghadiri undangan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) III Nagari Cubadak Tengah beberapa waktu lalu.

‎Dalam kesempatan tersebut, Hamdan menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan dan sektor pendidikan, terus menjadi perhatian di lembaga legislatif.

‎Menurut Hamdan, dirinya bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pasaman terus melakukan pembahasan dan mempertanyakan perkembangan sejumlah program pembangunan yang dinilai memiliki urgensi tinggi bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Dua Koto.

‎Di antara program yang menjadi perhatian adalah pembangunan ruas jalan Simpang Tonang–Simpang Dingin dengan alokasi anggaran sekitar Rp4,5 miliar, serta ruas Silang Empat–Lanai dengan anggaran sekitar Rp3 miliar yang akan dilaksanakan beberapa waktu kedepan,kata Hamdan.

‎“Sejumlah aspirasi masyarakat, terutama terkait pembangunan infrastruktur jalan dan pendidikan, terus menjadi perhatian kami. Bersama Badan Anggaran DPRD Pasaman, kami terus mempertanyakan perkembangan program-program pembangunan yang penting bagi masyarakat,” ujar Hamdan.

‎Ia berharap berbagai program tersebut dapat segera direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai bukan hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga memiliki korelasi erat dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‎Kebijakan yang Dinilai Menjawab Aspirasi Masyarakat

‎Bagi masyarakat Dua Koto, rencana pembangunan tersebut menjadi sinyal positif bahwa pemerintahan Welly Suhery–H. Parulian Dalimunthe memiliki perhatian terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah kecamatan yang berada di bagian utara Kabupaten Pasaman tersebut.

‎Pembangunan infrastruktur jalan dipandang memiliki arti strategis. Selain memperpendek dan memperlancar akses antarnagari, peningkatan kualitas jalan juga diharapkan mampu membuka konektivitas ekonomi, memudahkan masyarakat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, serta memperlancar akses terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan dan pelayanan pemerintahan.

‎Masyarakat menilai perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan. Karena itu, kebijakan Bupati Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian Dalimunthe mendapat sambutan positif.

‎Keduanya dinilai mampu membangun sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat agar tidak berhenti pada tataran usulan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang konkret dan memberikan manfaat langsung.

‎Tokoh masyarakat Dua Koto berharap komitmen tersebut terus dipertahankan sehingga pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu, melainkan benar-benar menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Pasaman secara berkeadilan.

‎Masyarakat juga berharap pembangunan ruas Simpang Tonang–Simpang Dingin dan Silang Empat–Lanai dapat segera direalisasikan sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku.

‎Dengan dukungan legislatif, perangkat daerah dan partisipasi masyarakat, kebijakan pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Welly Suhery dan H. Parulian Dalimunthe diharapkan menjadi bagian dari fondasi penting bagi terwujudnya Pasaman yang semakin maju, terkoneksi dan berdaya saing.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close