Aceh Darussalam

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh Pimpin Langsung Pembersihan Sekolah Muhammadiyah Pascabanjir

Ist.

Aceh Tamiang, desernews.com
Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh memimpin langsung kegiatan pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan layanan pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh Iskandar Muda Hasibuan turun langsung ke lokasi bersama Sekretaris Majelis Hizqil Apandi serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rantau Aceh Tamiang. Sejak pagi hari, mereka bersama guru, tenaga kependidikan, dan warga sekitar bergotong royong membersihkan ruang kelas, perabot sekolah, serta lingkungan sekolah yang sempat terendam banjir.

Iskandar Muda Hasibuan menegaskan bahwa kehadiran pimpinan wilayah di lapangan merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam memastikan keberlangsungan pendidikan, terutama pada masa pascabencana.

“Pemulihan sekolah harus menjadi prioritas. Anak-anak tidak boleh terlalu lama kehilangan ruang belajar. Sekolah harus segera siap kembali menjadi tempat yang aman, bersih, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan ini mendapat dukungan dari Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, serta Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dukungan tersebut memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam penanganan dampak bencana di sektor pendidikan.

Menurut Hizqil Apandi, gerakan bersih sekolah tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik bangunan, tetapi juga pada pemulihan psikososial warga sekolah.

“Kami ingin membangkitkan kembali semangat guru dan siswa. Kehadiran bersama di sekolah hari ini adalah pesan bahwa pendidikan harus tetap berjalan, meskipun menghadapi musibah,” katanya.

Sementara itu, Ketua PCM Rantau Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan langsung Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh. Ia menilai langkah tersebut menjadi penguat moral bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah dan masyarakat sekitar untuk bangkit bersama.

“Gotong royong ini menunjukkan bahwa sekolah tidak sendirian. Ada kepedulian kolektif untuk memastikan pendidikan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh berharap proses pemulihan sekolah pascabanjir dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan. Sekolah diharapkan kembali menjadi ruang pembelajaran yang aman dan bermakna, sekaligus simbol kebangkitan pendidikan di tengah tantangan bencana alam.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close