Advertisement

Kasus Penembakan di Kedai Kopi Simalungun, Pelaku Mengaku Salah Target

Ilustrasi.

Simalungun, desernews.com
Kasus penembakan terhadap Pendi Saragih (50) di salah satu warung kopi di Kabupaten Simalungun, Sumut akhirnya terungkap. Pelaku bernama Melfin Johannes Sihaloho (32). Terungkap tembakan yang dilepas Melfin ternyata salah sasaran.

Kasus tersebut bermula saat Pendi Saragih tengah duduk di warung kopi milik Sahrun Purba di Lingkungan 3 Tigarunggu, Kecamatan Purba, pada Senin (27/5) siang. Tiba-tiba Melfin datang dan langsung melepas tembakan. Peluru yang ditembakkan tersebut mengenai bagian kepala Pendi hingga ia harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat empat jahitan di bagian atas kepalanya.

“Korban mengalami luka pada bagian kepala dengan kedalaman 0,8 cm dan telah diberikan tindakan medis berupa empat jahitan pada luka tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Ghulam Yanuar Luthfi, Selasa (28/5).

Tampang pria yang tembak kepala warga Simalungun saat ditangkap. (Istimewa)
Beruntung korban hanya mengalami luka di bagian atas kepala dan diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan. Namun polisi yang menerima laporan kejadian itu mengusut kasus tersebut hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Kota Jambi.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap pula bahwa tembakan tersebut salah sasaran. Pelaku menarget Sarman Purba yang saat itu juga ada di warung kopi tersebut.

“Yang sebenarnya menjadi target penembakan oleh pelaku pada saat kejadian adalah Sarman Purba. Namun, tembakan pelaku meleset, sehingga mengenai kepala korban,” kata Ghulam, Senin (10/6/2024).

Motif penembakan tersebut lantaran pelaku kesal karena targetnya yakni Sarman Purba disebut krap mengklaim tanah milik orang tua pelaku.

“Motif pelaku adalah sakit hati terhadap saksi Sarman Purba karena permasalahan tanah. Keterangan tersangka bahwa Sarman Purba ini sering mengklaim tanah milik orang tua tersangka dan sering ribut karena tapal batas tanah,” sebutnya.

Pelaku merupakan warga Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Ia berhasil ditangkap aparat di Provinsi Jambi pada Jumat (7/6).

“Pada hari Jumat, 7 Juni 2024 sekira pukul 05.30 WIB, tim mengamankan pelaku di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi,” sebutnya.

Selain menangkap pelaku, kata Ghulam, pihaknya juga mengamankan senjata jenis air gun yang digunakan pelaku untuk menembak korban. Usai ditangkap, pelaku diboyong ke Polres Simalungun.

“Barang bukti satu buah senjata laras panjang jenis air gun dan satu unit mobil pikap,” jelasnya.(dtk/DN)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Harap nonaktifkan aplikasi AdBlock nya terlebih dahulu.. Terima Kasih