Dikabarkan Jalan Tanah Abang–Galang yang Rusak Parah Segera Diperbaiki, H Nurdin Barus: Warga Wait and See

Dikabarkan Jalan Tanah Abang–Galang yang Rusak Parah Segera Diperbaiki, H Nurdin Barus: Warga Wait and See

Deli Serdang, desernews.com
Kabar baik bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menderita akibat kondisi Jalan Provinsi ruas Tanah Abang–Galang hingga batas Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Pemerintah Provinsi (Pemvrop) Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya akan melaksanakan pekerjaan peningkatan struktur jalan dengan nilai kontrak mencapai Rp14,8 miliar.

Ruas jalan yang berada di Kabupaten Deli Serdang tersebut selama ini mengalami kerusakan cukup parah. Warga menilai kerusakan jalan dipicu tingginya intensitas kendaraan berat, khususnya truk pengangkut tanah yang diduga kerap melintas dengan muatan melebihi kapasitas. Akibatnya, permukaan jalan berlubang, bergelombang, dan membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan data pengadaan, proyek Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Tanah Abang – Galang –Batas Sergai memiliki pagu anggaran sebesar Rp15 miliar dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp14,99 miliar.

Pekerjaan tersebut dimenangkan oleh PT Cipta Karya Nusantara yang beralamat di Jalan Kesehatan Gang Sakti No. 19, Kota Medan, dengan nilai penawaran sekitar Rp14,8 miliar.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Galang H Nurdin Barus berharap kabar perbaikan itu benar adanya dan tidak hanya memperbaiki kondisi jalan yang rusak, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dengan pengawasan ketat terhadap kendaraan bertonase berlebih.

Pasalnya, tanpa pengendalian truk overload, kerusakan jalan dikhawatirkan akan kembali terjadi meski telah diperbaiki menggunakan anggaran miliaran rupiah.

“Saya secara pribadi mengajak saudara-saudara warga masyarakat Kecamatan Galang khususnya untuk turut berpartisipasi dengan peduli penuh, caranya kita harus bersama-sama menjaga jalan yang sudah bagus nantinya, kita minta kepada pelaku usaha tanah timbun atau pasir sungai, untuk muatannya disesuaikan agar tidak merusak jalan tersebut,” harapnya mengajak warga Galang saling peduli atas jalan diwilayah mereka.

Sebelumnya, kata H Nurdin Barus sempat muncul wacana ditengah masyarakat, warga akan memblokir jalan yang rusak itu dengan mendirikan pentas di tengah jalan seperti yang dilakukan emak emak beberapa bulan lalu.

“Sebelumnya muncul wacana dan ajakan di kalangan warga untuk rame rame menutup jalan yang rusak itu dengan mendirikan pentas di badan jalan, tepatnya di lingkungan 4. Karena masyarakat setiap melintas dan melihat jalan itu, darah warga langsung seperti mendidih. Hal ini dilakukan warga Kelurahan Galang dan sekitarnya jika sampai akhir Juni 2026 tidak diperbaiki. Tapi dengan adanya kabar ini, warga Galang terpaksa wait and see (melihat dan menunggu) “, ucap sipoda, panggilan sehari hari H Nurdin Barus.

Dengan terealisasinya proyek ini, akses transportasi masyarakat dan distribusi barang di wilayah Galang, Tanah Abang hingga perbatasan Sergai diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. (01/DN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close