Canangkan Kampung Berkualitas, BKKBN Sumut Bersama Pemko Tebingtinggi Gelar Sosialisasi

Tebingtinggi, desernews.com
Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara, bersama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), menggelar Sosialisasi dan Pencanangan Kelurahan menjadi Kampung Keluarga Berkualitas, Rabu (13/9) di gedung Hj. Sawiyah Jl. Dr. Sutomo.
Dalam bimbingan dan arahan, sekaligus membuka kegiatan, Pj. Wali Kota Tebing Tinggi Drs. Syarmadani, M.Si, mengatakan, melalui Kampung Keluarga Berkualitas, kiranya bisa menjadi salah satu penyelesaian masalah penyakit masyarakat (semisal penyalahgunaan narkoba) dan kekerasan pada anak (semisal kekerasan/ pelecehan seksual).
“Kita ambil langkah konkrit, tidak hanya himbauan tapi keluarga juga menjaga, mengingatkan, jangan sampai lepas kontrol,” ujar Pj. Wali Kota.
Mudah-mudahan kedepan, penyakit masyarakat dan kekerasan pada anak ini, bisa ditekan dan cegah, dengan dimulai dari keluarga.
“Seijin kita semua, mari bersama kita mencanangkan Kampung Keluarga Berkualitas, InsyaAllah ini menjadi awal Kota Tebing Tinggi menjadi lebih baik dimasa akan datang,” harap Pj. Wali Kota.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara Dr. Munawar Ibrahim, SKP, M.PH, menyampaikan, bahwa Kampung Keluarga Berkualitas ini tidak terlepas dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.
Inpres ini berisi, instruksi menetapkan kebijakan dan mengambil langkah-langkah secara terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing, untuk meningkatkan kualitas keluarga dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas melalui beberapa cara.
“Maka diharapkan, Kampung Keluarga Berkualitas dapat dibentuk dan dikembangkan, baik secara kuantitas maupun secara kualitas,” harapnya.
Selanjutnya, Kaper BKKBN Sumut menyampaikan data prevalensi stunting di provinsi Sumatera Utara tahun 2022 sebesar 21,10 persen atau turun 4,7 persen dari 25,80 persen ditahun 2021.
“Sedangkan prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi, untuk tahun 2022 sebesar 19,6 persen, sedangkan tahun 2021 sebesar 17,23 persen, naik 2.3 persen. Ini memberi masukan kepada kita semua untuk mewaspadai tahun 2023,” ungkapnya.
Ditambahkan, bahwa tim penilaian yang terdiri dari tenaga kesehatan saat ini, sedang melaksanakan survey status stunting diseluruh Indonesia.
“Oleh karena itu, kita harapkan agar prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi menurun, agar bisa mencapai 15 persen di tahun 2023 ini dan mencapai angka ideal di tahun 2024 yakni 14 persen,” harapnya.
Selanjutnya, terkait Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Tebing Tinggi, dikatakan realisasi kedalam registrasi untuk dapat segera dilaksanakan, supaya Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Tebing Tinggi terdaftar dan teregistrasi di data nasional, sehingga Kota tebing Tinggi akan tercatat, memang rutin melaksanakan ini.
Apresiasi untuk Kota Tebing Tinggi akan lebih baik lagi, baik dalam hal pembangunan keluarga berencana dan pembangunan manusia Indonesia dimasa akan datang.
“Terimakasih, semoga Kota Tebing Tinggi menjadi lebih baik lagi dimasa akan datang,” ucap Kepala Perwakilan BKKBN Sumut.
Kadis PPKB Hj. Nina Zahara, MZ, SH, M.AP dalam laporan mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan adalah Surat Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI nomor 400.9.6/345/bangda tanggal 13 Januari 2023.
Dan Surat Keputusan Walikota Tebing Tinggi nomor : 463/727 tahun 2023 tanggal 19 Mei 2023 tentang penetapan kampung KB dan pembentukan Kelompok Kerja (pokja) Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Tebing Tinggi Tahun 2023.
Terlaksananya kegiatan ini, diharap mendorong pelaksanaan Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2022 tentang optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas kepada Pemerintah Daerah.
Adapun tujuan dari kegiatan ini, terwujudnya kesamaan persepsi, bagi pelaksana dan pengelola program, dalam mengintegrasikan program pembangunan lintas sektor di Kampung Keluarga Berkualitas, terwujudnya keterpaduan program dan kegiatan pembangunan lintas sektor di kampung keluarga berkualitas.
Juga tercapainya efektivitas dan efisiensi, pelaksanaan pembangunan lintas sektor di kampung keluarga berkualitas, terselenggaranya pembangunan keluarga dalam seluruh dimensinya, baik dimensi fisik, sosial budaya, maupun ekonomi secara holistik dan terpadu.
Dan tercapai kualitas keluarga dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat jasmani dan rohani, berkarakter dan produktif, aktif dalam kehidupan sosialnya serta mempunyai lingkungan yang sehat.
Untuk diketahui, saat ini terdapat 30 Kelurahan yang telah menjadi Kampung Keluarga Berkualitas dari total 35 Kelurahan yang ada di Kota Tebing Tinggi.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas dan berfoto bersama.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, S.H., M.H., Kabag SDM Polres Kompol. Zulham mewakili Kapolres, Danramil 13/ TT Kapt. Inf. Yudi Chandra, Wakil Ketua PA Dr. Nusra Arini, S.H.I., M.H.
Serta Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik dan Kepala OPD atau mewakili, Camat dan Lurah atau mewakili, Kepala Puskemas, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tebing Tinggi Arif Affan, perwakilan OPD dan tim peliputan Diskominfo.(Sty)




