Daerah

Biaya Miliaran, Ratusan Pintu Rumah Pengungsi Sinabung Gang Garuda Kabanjahe Terbengkalai

Kondisi rumah untuk pengungsi Gunung Sinabung di Gang Garuda Kabanjahe (Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com
Ratusan pintu rumah pengungsi Sinabung yang berada di Gang Garuda Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo terbengkalai karena diduga kuat ditinggalkan oleh pengembang begitu saja dalam keadaan tidak siap huni sebagai mana progres pembangunan yang telah disepakati sebelum dibangun tahun 2017 lalu.

Sedangkan biaya untuk satu rumah ukuran 5 x 7 dengan kesepakatan ketua Aron dan pengembang sebesar Rp 59.400.000 atau satu hamparan pengungsi gang Garuda berjumlah 171 kepala keluarga.

Biaya pembangunan rumah tersebut berjumlah Rp 10.157.400.000 (
Sepuluh Miliar Seratus Lima Puluh Tujuh Juta Empat Ratus Ribu Rupiah).

Salah satu warga pengungsi dari Desa Gurukinatan Kecamatan Payung mengaku Beru Peranginangin (68) dia dan keluarga terpaksa mendiami rumah tersebut karena tidak sanggup lagi membayar sewa rumah

“Harus kami tempati rumah yang masih berlantai kasar waktu itu ,sedangkan pintu dan jendelanya juga belum ada, apalagi kamar dan plafon. Kami terpaksa mengeluarkan biaya untuk membuatnya dan diperkirakan habis juga biayanya 20 juta. Sedangkan surat rumah ini juga belum ada kami terima, namun pencabutan momor sudah dilakukan dan penyerahan belum ada sama sekali.” Ujar Ibu paruh baya yang mengaku sudah menempati rumah tersebut selama 6 tahun lamanya.

Hal senada juga disampaikan warga anggota kelompok Aron Bre Ribuna yang mengaku menempati rumah tersebut karena keterpaksaan sebab tidak sanggup untuk membayar biaya sewa rumah yang naik tiap tahunnya.

“Padahal kami disini hanya numpang tidur saja, karena lahan kami pun tidak ada disini. Kami mengharapkan agar ada kejelasan masalah rumah ini, karena sebelum kami tempati, kondisinya tidak layak, namun apa boleh buat kami terpaksa menempatinya dengan keterpaksaan.” Ujarnya.

Menurutnya apabila rumah tersebut telah selesai dan siap huni serta surat rumahnya wajib di serahkan kepada pemilih rumah.

“Yang pahitnya lagi kami yang telah menempati rumah ini sekitar 30 kepala keluarga dari 117 pintu, bila mau buat surat kepemilikkan harus menyediakan uang 5 sampai 7 juta rupiah. Warga desa Gurukinayan yang tempat tinggalnya terdapat di 12 titik yang menyebar hanya di gang Garuda yang sampai saat ini belum ditempati karena tidak layak huni, karena belum siap padahal sudah lebih kurang 6 tahun lamanya. Kalian lihat saja lah sendiri, kita tidak mengada-ngada, apa adanya kita bicara “Ujarnya.

Sementara warga lainnya mengatakan masalah perumahan Gang Garuda Kabanjahe untuk warga Desa Gurukinayan pengungsi Gunung Sinabung perlu secepatnya diselesaikan.

“Bagaimana mereka menempatinya kalau kondisi rumah tidak layak huni dan ini perlu juga penegak hukum segera melakukan penyelidikan agar diketahui dimana benang kusutnya.” Ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/5/2023) sekira jam 12:45 wib di Kabanjahe.(Fs-Ring)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close