Daerah

Arisan Haji Kota Tebingtinggi Jemaah Tahun 2023, Ustad Nizar Rangkuti: Harus Ada Perubahan Sepulang dari Menunaikan Ibadah Haji

Jemaah Haji Tahun 2023 Kota Tebingtinggi, saat mendengarkan tausiah Ustad, Drs. H. Nizar Rangkuti.

Tebingtinggi, desernews.com
Hendaknya, bagi kita yang sudah berhaji ini, semakin baik amalan kita sepulang dari menunaikan ibadah haji, sehingga kita peroleh predikat haji mabrur.

Demikian bagian tausiah Drs. Haji Nizar Rangkuti, dalam acara Arisan Haji Jemaah Haji Kota Tebingtinggi, Kloter 4 dan 14 Tahun 2023, Kamis (8/2/2024), bertempat di kediaman H. Suhartoyo, Jln. Bukit Kubu, Kelurahan Rantaulaban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Pada bagian lain tausiahnya, Ustadz H. Nizar Rangkuti menyampaikan, anak bisa menjadi perhiasan dunia, menjadi bola, jadi bahan doa orang, tapi masih banyak anak yang membebani orang tua, bahkan bisa orang tua meninggal karena tertekan batin, melihat tingkat anak yang berulah terus, dan menjadi beban orangtua karena tingkahnya yang meresahkan masyarakat.

Ustadz Drs. H. Nizar Rangkuti saat memberikan tausiah.

Marilah dalam setiap doa sholat kita, bermohon pada Allah meminta pertolongan Allah agar bisa dikaruniai anak yang soleh dan soleha dan dipelihara Anak kita. “Mintalah pada Allah, karena hanya Dia tempat kita bersandar, menyerahkan diri pada Allah, kita agungkan Allah, karena Dialah yang memiliki semua ini,” pesan Ustadz Rangkuti.

Ustadz Rangkuti menceritakan tentang kebesaran Allah dan pengalaman saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Almukarromah, mendapat balasan langsung, setiap apa yang kita perbuat. Tanah haram tanah yang dimuliakan Allah, apa yang kita perbuat baik atau buruk, langsung mendapat balasan. “Jadi, kita benar-benar bersikap dan berlaku Akhlakul Karimah selama di Tanah Suci,” jelas Ustad H. Nizar Rangkuti.

Ustadz Rangkuti juga mengingatkan untuk menginfakkan rezeki kita ke jalan Allah. Memberi tangan kanan, jangan tau tangan kiri. “Infakkanlah sebagian rezekimu, untuk bekal diakhir hayat,” papar Ustadz Rangkuti.

Ustadz Rangkuti juga mengingatkan berkaitan dengan ibadah malam, yaitu menunaikan Sholat Tahajud rakaat pertama membaca ayat kursi 7 kali, rakaat kedua membaca ayat al ikhlas sebanyak 11 kali. Setelah Sholat Tahajud dilanjutkan dengan sholat taubat dan diakhiri sholat witir. “Semoga apabila itu kita kerjakan, maka kita akan mendapat ketenangan hidup dan selalu dijalanNYA,” pesan H. Nizar Rangkuti.

Ibu-ibu Hajjah serius mendengarkan tausiah haji dari Ustadz Drs. Nizar Rangkuti.

H. Nizar Rangkuti juga menyinggung tentang kondisi Gedung Haji dan buruknya pemeliharaannya serta kegiatan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Tebingtinggi, yang sekarang tidak kelihatan. “Manasik haji Tahun 2023, IPHI Kota Tebingtinggi tidak dilibatkan Kemenag, sangat menyedihkan dan memprihatinkan situasi ini,” ucap Drs. H. Nizar Rangkuti.

Diakhir tausiahnya, Ustad Rangkuti mengingatkan, agar Ummat Islam yang punya kedudukan, harus mampu memanfaatkan peluang, tapi manfaatkanlah peluang ini untuk kepentingan umat islam dan berpesan kepada salah seorang jemaah yaitu H. Aidil, SE, Kabag Kesra Pemko Tebingtinggi, untuk menjalankan fungsinya di jalan Allah.
Penulis: Suhartoyo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close